Lesti Kejora dan Rizky Billar dikabarkan berlibur ke luar negeri membawa buah hati mereka, Baby L. Lesti dan Billar kompak mengurus sang putra, Baby L, hingga ramai didoakan agar selalu harmonis.
- Ria Susilo Wardhani
- Jumat, 04 November 2022 - 16:08 WIB
WowKeren - Lesti Kejora dan Rizky Billar dikabarkan healing ke luar negeri. Ia dan Billar tampaknya membawa buah hati mereka, Baby L, selama liburan.
Dalam video yang beredar, Lesti dan Billar terlihat makin mesra. Keduanya menebar senyum ceria bak memastikan semua baik-baik saja.
Tak cuma itu, Billar juga membuktikan dirinya sebagai sosok suami dan ayah idaman. Tak cuma perhatian pada Lesti, Billar juga terlihat momong Baby L dengan penuh cinta.
Tampak di video saat Baby L terlihat bersama Billar. Keduanya tampak mirip satu sama lain. Billar juga menebar senyum bahagia saat bersama anak pertamanya itu.
Melihat keseruan keluarga kecil Lesti dan Billar, fans ikut bahagia. Fans mendoakan agar hubungan Lesti dan Billar selalu harmonis. Tak sedikit yang gemas karena melihat sosok Baby L sempat mengisyaratkan senyum ketika melihat kemesraan ayah ibunya. .
"Masya Allah terharu ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ padahal mereka sudah bahagia kenapa orang" masih banyak yang menghujat dia...tetap semangat leslar dan Abang L jangan dengarkan orang" berkata apa yang penting tinggal kalian yang menjalaninya semoga bahagia terus langgeng sampai maut yang memisahkan 🤲🤲🤲," ujar netter. "Baby L cute banget, Senyum seorang anak yang merasakan kasih sayang orang tua lengkap...happy selalu Abang sayang bersama panda ya," ujar netter.
Sebelumnya, banyak pihak meragukan kalau Billar dan Lesti benar-benar akur pasca KDRT. Salah satunya yakni pakar ekspresi Kirdi Putra yang curiga kalau ada kemungkinan Billar bakal mengulang perbuatannya.
"Buat saya bagaimana caranya mereka berinteraksi itu belum melambangkan apapun bahwa mereka mengalami kedekatan seperti dulu waktu awal-awal menikah," kata Kirdi. "Ketika Billar dan Lesti baru mengalami prahara sebulan, dua bulan, tiga bulan masih kelihatan kayak pengantin baru lagi,"Karena kenapa? harus nunjukin bahwa itu mereka memang sudah balik normal sampai orang-orang mulai biasa lagi, Baru balik ke kebiasaan. Dalam prosesnya terjadi lagi (KDRT) sangat mungkin. Mungkin baik-baik aja? Mungkin juga."
(wk/riaw)