Hotman Paris Hutapea selaku pengacara yang ditunjuk Venna Melinda mengungkap bahwa ibunda Verrell Bramasta itu dalam waktu dekat akan menggugat cerai Ferry Irawan buntut dugaan kasus KDRT.
- Marina Larasati
- Rabu, 11 Januari 2023 - 16:34 WIB
WowKeren - Venna Melinda saat ini masih dirawat di salah satu rumah sakit yang ada di Surabaya usai diduga mendapat kekerasan dari sang suami, Ferry Irawan. Buntut kasus tersebut, Venna melalui Hotman Paris Hutapea mengaku akan segera menggugat cerai Ferry Irawan.
Hotman Paris membeberkan bahwa selama beberapa waktu belakangan Venna Melinda sudah tak bisa lagi merasakan kebahagiaan hidup bersama Ferry Irawan. Alih-alih bahagia, ibunda Verrell Bramasta itu justru merasa tertekan dengan sikap Ferry.
"Dia (Venna Melinda) akan mengajukan gugatan cerai. Beberapa bulan terakhir ini dia sudah sangat tidak bahagia dan tertekan," ungkap Hotman Paris saat ditemui di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Rabu (11/1).
Lebih lanjut, Hotman mengatakan bahwa kondisi Venna Melinda saat ini sedang trauma berat. Venna trauma lantaran diduga menjadi korban KDRT Ferry sampai-sampai hidungnya sempat bercucuran darah saat keduanya terlibat percekcokan di salah satu hotel di Kediri, Jawa Timur.
"Masih sangat trauma. Waktu dia telepon saya sambil nangis-nangis," tutur Hotman Paris Hutapea.
Hotman Paris sendiri secepatnya akan terbang ke Surabaya untuk melihat kondisi Venna Melinda. "Dalam waktu dekat, besok saya terbang ke Surabaya," kata Hotman.
Sebelumnya, adik Venna Melinda, Reza Mahastra juga menyatakan hal serupa. Insiden KDRT kali ini disebut bukan yang pertama kali dilakukan Ferry Irawan. Namun, kali ini Ferry disebut sudah sangat keterlaluan menyakiti fisik dan hati Venna. "Tapi yang ini sudah kelewat batas," ucap Reza Mahastra.
Belum diketahui pasti kapan Venna Melinda akan menggugat cerai Ferry Irawan buntut kasus dugaan KDRT ini. Hotman Paris hanya memastikan jika Venna akan melakukannya dalam waktu dekat.
Seperti diketahui, Venna Melinda melaporkan Ferry Irawan atas tuduhan KDRT ke Polres Kediri pada Minggu (8/1). Saat ini, laporan itu sedang ditangani oleh Polda Jatim, Surabaya.
(wk/lara)