Tegas, Nenek Boy William Ogah Akui Cucu Jika Bukan Darah Daging Sendiri
YouTube/BW.
Selebriti

Nenek Boy William tetap pada pendiriannya ingin semua anak-cucunya menikah dan memiliki keluarga bahagia. Ia juga punya pendapat lain tentang keturunan kandung atau darah daging sendiri.

WowKeren - Boy William memiliki cara pandang berbeda dengan sang nenek, jika bicara tentang pasangan. Boy mengatakan kalau ia tidak perlu menikah, tapi tetap bisa punya anak. Sedangkan sang nenek bersikeras meminta agar cucu-cucunya menikah dan memiliki keluarga bahagia dengan adanya pasangan serta anak.

"Gini Oma, bukannya ngebantah. Tapi di zaman sekarang, banyak anak-anak yang sekarang bisa hidup tanpa pasangan karena teknologi udah luas dan kita udah semakin canggih, kita udah semakin pinter. Kadang-kadang dengan adanya sebuah pernikahan. Ini i'm not speaking buat semuanya, kalau ada yang mau married ya nggak papa," tutur Boy William dalam kanal YouTube-nya, Jumat (10/2).

Pernyataan Boy itu pun disetujui oleh sepupu-sepupunya. "Sometimes nggak perlu diribetin dengan adanya komitmen gitu loh, Oma. Ya nggak sih? Tuh, cucu Oma semua pada setuju," sambungnya.

Mendengar penuturan Boy, sang nenek langsung membantah. Ia tegas ingin meminta cucu-cucunya menikah untuk memberikan keturunan. Di momen inilah, nenek Boy William tegas mengatakan kalau dirinya enggan mengakui cicit yang bukan darah dagingnya sendiri.

"Tapi nggak bisa begitu juga. Orangtua kan ngarepin keturunan," kata Oma Lazuardi. "Keturunan kan bisa dibikin," sahut Boy William. "Nggak bisa, lain itu mah. Lain, itu bukan darah daging sendiri," jawab sang Oma kekeuh pada pendiriannya.

Tegas, Nenek Boy William Ogah Akui Cucu Jika Bukan Darah Daging Sendiri

Source: YouTube


Boy lantas menjelaskan jika seseorang tetap bisa memiliki anak kandung tanpa harus melahirkan atau mungkin memiliki pasangan. Misalnya menggunakan teknik bayi tabung atau ibu pengganti. "Darah daging. Kita emang kalau bikin keturunan sendiri emang bukan darah daging?" tanya Boy memastikan kepada sang nenek. "Bukan. Kalau dibikin-bikin mah bukan," balas sang nenek.

Menurut nenek Boy William, keturunan hanya akan disebut kandung jika cucu-cucunya menikah. Anak yang dilahirkan harus dengan status kedua orangtuanya yang menikah. Selain itu, maka cicit yang dilahirkan tidak akan dianggap sebagai darah dagingnya.

"Misalkan ada cucu nggak nikah tapi punya anak, nggak mau diakui dah anaknya lah. Bukan cucu Oma. Itu nggak boleh kayak gitu. Semua orang itu harus berumah tangga, punya masa depan," tegas sang Oma.

Boy dan para sepupunya pun tak bisa memaksakan pemikiran mereka kepada sang nenek. Mereka pun paham karena sang nenek lahir dan hidup di era yang semua orang masih diwajibkan untuk menikah.

"Kayaknya dia juga kurang tahu deh surrogacy (ibu pengganti), artinya bayi tabung itu gimana cara kerjanya," kata Yosi, sepupu Boy William. "Kayaknya iya sih," sahut Ica, sepupu Boy yang lain.

"Ya soalnya dia bilang kalau misalnya kita ngelakuin itu, itu bukan anak kita. Susah kali ya beda generasi," timpal Allya, sepupu Boy juga. "Oma tuh pikirannya masih yang kayak orang tua, harus married baru punya anak. Kalau zaman sekarang kan, lu bisa sendirian tapi punya anak, ya dengan segala cara itu," tandas Yosi.

(wk/lara)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait