HYBE Labels dan Kakao diungkapkan sebenarnya tidak hanya mengincar saham SM Entertainment saja namun juga YG sekaligus JYP. Mengapa akhirnya berebut agensi yang dibuat Lee Soo Man?
- Alfa Sayyidah
- Senin, 13 Februari 2023 - 17:42 WIB
WowKeren - Permasalahan SM Entertainment dan sang pendiri, Lee Soo Man masih berlangsung sengit. Yang terbaru, HYBE Labels berakhir memiliki saham tertinggi di SM setelah membeli milik Lee Soo Man.
Jang Hansol Korea Reomit selanjutnya membuat konten yang dilihatnya dari pakar-pakar ekonomi Korea Selatan. Kakao yang diketahui ada di pihak SM saat ini terungkap sebenarnya bukan hanya berniat membeli saham agensi buatan Lee Soo Man ini.
"Kenapa Kakao itu memilih untuk membeli SM, bukan YG atau JYP? Sebenarnya, Kakao itu lumayan pengin membeli entertainment-entertainment tapi di waktu-waktu terdekat ini YG sama JYP itu masih belum ada yang mau menjual sahamnya dalam jumlah yang besar. Sedangkan SM, Lee Soo Man sendiri itu memang ada niatan untuk menjual saham SM," beber Jang Hansol.
Namun, Kakao pada awalnya tidak mau membeli saham SM karena ikatan kontrak dengan perusahaan Like Planning buatan Lee Soo Man. Pasalnya, SM harus memberikan royalti ke perusahaan tersebut bahkan ketika mendapatkan pendapatan minus.
Investor SM juga mendesak untuk memiliki banyak produser agar bisa merilis banyak lagu. HYBE disebut selalu dijadikan contoh. Analis juga merasa SM memiliki banyak bisnis yang tidak berhubungan dengan entertainment tapi keuntungannya tak banyak.
Kakao dikabarkan membeli saham SM atau berinvestasi untuk melihat perkembangan kedua agensi sebagai bentuk keseriusan kerja sama. Lee Soo Man sendiri dibilang merasa terpojok karena banyak pemegang saham besar masuk.
Lee Soo Man dibeberkan menjual ke HYBE karena harga jual jauh lebih tinggi. HYBE dipandang sebagai agensi yang mencari keuntungan tinggi, ini dirasa tidak pas dengan SM. Bahkan, agensi yang menaungi BTS ini juga sampai mengambil pinjaman besar demi membeli saham Lee Soo Man.
Namun, HYBE dilaporkan berusaha untuk menghalangi Kakao semakin besar jika menjadi pemilik saham terbesar SM. Pasalnya, IVE dan beberapa grup populer lainnya berada di naungan Kakao. IVE dianggap sebagai grup menjanjikan selain NewJeans saat ini. Sehingga, HYBE diduga berpikir bahwa menghindari Kakao sebagai musuh kuat di bisnis.
"Kalau dari dunia ekonomi, yang dilihat bukannya Bang Si Hyuk itu menolong Lee Soo Man tapi Bang Si Hyuk nggak pengin Kakao itu menjadi lebih besar, lebih ke kaya gitu pendekatannya. Kenapa SM? Karena SM yang sekarang lagi dijual, sedangkan YG sama JYP itu masih tidak dijual," terang YouTuber yang pernah tinggal di Malang, Jawa Timur ini.
(wk/alfa)