Boy William akui perasaan sayangnya ke eks tunangan, Karen Vendela masih tersisa. Boy juga kembali membongkar alasan mengapa pernikahan mereka gagal digelar.
- Sisilia Rizky Azalea
- Minggu, 05 Maret 2023 - 00:02 WIB
WowKeren - Boy William kembali buka-bukaan soal rencana pernikahannya dengan eks tunangan, Karen Vendela yang gagal. Awalnya, lewat podcast Need A Talk, Atta Halilintar bertanya pada Boy perihal penyebab pernikahannya gagal.
"Loe itu kan tiga kali failed nikah, itu kenapa bisa failed bro? Orang itu kan kalau mau nikah menuju hari bahagia, apakah kalau loe setiap mau menikah itu kan, ini ya kalau ini pengalaman pribadi ya dan pengalaman semua temen-temen gue yang udah nikah pasti akan terjadi berantem hebat sebelum nikah?" kata Atta.
Atta menduga Boy dan Karen gagal menikah karena sempat terlibat cekcok besar. Yang mana, itu sempat dialami Atta jelang menikahi Aurel Hermansyah. "Right, loe juga?" sahut Boy. "Me, of course. Hebat gila-gilaan gue berantemnya," tutur Atta.
Namun, Boy pun segera menepis dugaan Atta. Bukan karena cekcok, Boy mengatakan baik dirinya maupun Karen saat itu sudah tak cocok lagi. Diakui Boy, keputusan untuk batal menikah membuat kedua belah pihak measa lega dan lebih bahagia.
"Enggak, kalau gue mah emang mungkin saat itu udah gak cocok aja ama pasangannya. Kita sama-sama gak cocok dan setelah keluar dari apasih urusan-urusan pernikahan ini lebih lega buat kedua belah pihak," terang Boy.
Berkat perpisahan baik-baik, Boy dan Karen sejauh ini masih berteman. Boy bahkan tak pernah mempunyai unek-unek buruk tentang Karen dan begitupun sebaliknya.
"Dan sampai sekarang pun gue gak ada kata, maksudnya gak ada omongan jelek tentang dia sama sekali jadi sama-sama aja dewasa," kata Boy.
Boy tak menampik jika ia masih menyimpan perasaan sayang untuk Karen. Menurut Boy, Karen pernah menjadi wanita penting dalam hidupnya selama lima tahun. Tentu, bukan hal mudah bagi Boy untuk melupakan Karen begitu saja.
"Tapi masih sayang ya?" tanya Atta. "Pastilah, dia bagian hidup gue lima tahun," tandasnya.
(wk/Sisi)