Kuasa Hukum EXO-CBX Tegaskan Kasusnya Beda dari Tao Saat Keluar SM
Instagram/hztttao
Selebriti
Konflik Kontrak EXO-CBX

Dalam pernyataan terbaru, kuasa hukum EXO-CBX membantah pernyataan yang dikeluarkan SM Entertainment. Terutama soal klaim yang menyeret nama Tao eks EXO.

WowKeren - Saat ini, EXO-CBX masih terlibat konflik dengan SM Entertainment terkait kontrak. Dalam hal ini, kuasa hukum menegaskan bahwa situasi Chen, Baekhyun dan Xiumin berbeda dengan Tao saat hengkang dari EXO.

Pada 5 Juni, kuasa hukum EXO-CBX merilis pernyataan resmi mengenai SM yang membuat mereka memperpanjang kontrak eksklusif selama 3 tahun. Mereka juga mengklaim bahwa pernyataan SM tidak benar.

"Mengutip putusan pengadilan mantan member EXO, Tao, SM mengklaim bahwa ketentuan kontrak mereka dengan artis dipastikan sah pada tahun 2018. Namun itu tidak benar sama sekali," kata pengacara EXO-CBX.

Kemudian kuasa hukum melanjutkan, "SM telah memperpanjang periode ekskliusif selama tiga tahun melalui perjanjian anak perusahaan. Ini adalah tindakan ilegal yang secara langsung bertentangan dengan perintah korektif yang dikeluarkan Fair Trade Comission (FTC)."

Yang membedakan situasi dengan Tao adalah, aktivitas luar negeri EXO-CBX tidak punya aktivitas luar negeri yang ditetapkan saat kontrak dibuat. Sedangkan untuk Tao yang merupakan warga negara Tiongkok, sejak trainee diharapkan melakukan aktivitas luar negeri.

Mereka juga menyebutkan bahwa baik pihak EXO-CBX maupun pengacara belum menerima dokumen settlement atau penyelesaian Berbeda dengan apa yang sudah disampaikan.


"Tidak seperti siaran pers SM, artis dan pengacara kami belum menerima dokumen penyelesaian apapun," ungkap kuasa hukum.

Dalam proses pembaruan kontrak, EXO-CBX menunjuk seorang pengcara meninjau ketentuan tersebut. Saat itu, mereka menemukan bahwa kondisi kontrak tidak adil dan meminta penyesuaian sebanyak 8 kali, namun SM tidak menerima permintaan mereka. Pada kontrak akhir disebutkan bahwa hampir tidak ada tuntutan yang tercermin di sana, menurut kesaksian member.

"Kami percaya bahwa kontrak itu tidak adil, tapi karena bujuan SM yang gigih dan suasana membuat mereka sulit menolak, para artis tidak punya pilihan selain tanda tangan," jelas perwakilan hukum.

Selain itu, mereka menambahkan bahwa dokumen settlement adalah hak artis. Sehingga apa yang dituntut EXO-CBX ini bisa dikatakan meminta hal mendasar dibanding dengan kerja keras para member.

"Menerima dokumen penyelesaian adalah hak dasar artis. Tidak bisakah mereka menuntut hak dasar mereka setelah bersama dan bekerja keras selama lebih dari 10 tahun? Ini sangat mengecewakan," tutup kuasa hukum EXO-CBX.

Sebelumnya, Chen, Baekhyun dan Xiumin mengirimkan pemberitahuan kepada SM melalui perwakilan hukum untuk mengakhiri kontrak mereka. Sebagai tanggapan, SM merilis pernyataan akan memperkarakan dorongan eksternal yang mempengaruhi artisnya untuk membuat proposal tidak masuk akal.

(wk/inta)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Trending
Berita Terbaru