Rekan Kerja Pegi Muncul Ungkap Bukti Salah Tangkap pasca Ditantang Tim Hotman Paris
Unsplash/kilarov zaneit/Instagram/hotmanparisoffi
Selebriti

Muncul rekan kerja Pegi Setiawan yang ikut meyakini bahwa polisi telah salah tangkap. Rekan kerja Pegi itu lantas mengungkap bukti untuk menguatkan pengakuannya tersebut.

WowKeren - Satu DPO kasus Vina Cirebon atas nama Pegi Setiawan alias Perong telah diamankan oleh Polda Jawa Barat. Namun, belakangan muncul dugaan bahwa Pegi merupakan korban salah tangkap.

Pegi sendiri menepis bahwa ia merupakan otak dari pembunuhan Vina. Keluarga Pegi juga membantah bahwa putranya itu merupakan tersangka pembunuhan. Kini, muncul rekan Pegi sesama kuli bangunan bernama Suharsono.

Suharsono meyakini bahwa Pegi merupakan korban salah tangkap. Ia lantas membeberkan bukti yang menguatkan keyakinannya tersebut. Menurut Suharsono, saat kejadian Vina terbunuh, Pegi sedang bersamanya.

”Gak yakin, kalau si Pegi itu salah sasaran, salah tangkap. Yakin itu kerjanya bareng, berangkat itu tanggal 21 Agustus, dia nelepon. Saya disana cuma satu minggu, pas gajian tanggal 27 Agustus 2016, saya pulang, yang anter Robby, Ibnu sama si Pegi, tanggal 27 Agustus tahun 2016, sekitar jam 8 malam habis gajian,” kata Suharsono rekan kerja Pegi.


Karena itu, Suharsono tak mempercayai bahwa Pegi telah membunuh Vina. Ia juga siap memberikan keterangan kepada polisi bilamana kesaksiannya dibutuhkan.

”Iya (Pegi) saat itu ada di Bandung. Yakin salah tangkap, gak mungkin (membunuh),” terang Suharsono.

Photo-Instagram

Tim Hukum Hotman Paris Tanggapi Dugaan Pegi Salah Tangkap

Sementara itu, kuasa hukum keluarga Vina memberikan tanggapan terkait kabar Pegi salah tangkap. Tim hukum Hotman Paris ini meminta agar keluarga Pegi atau kuasa hukumnya mengajukan laporan atau upaya hukum bila memang dirasa penangkapan Pegi tidak adil.

”Keluarga Pegi mencari kuasa hukum yang benar-benar bisa membantu Pegi untuk bisa membuktikan dia tidak bersalah. Walaupun kami ini korban, kami juga memiliki hati nurani. Kalau memang Pegi bukan pelakunya kan kasihan. Tapi kami juga tetap mempercayai kinerja Polri. Jadi kuncinya adalah silahkan keluarga Pegi dan kuasa hukumnya laporkan ke Komnas HAM kan ada upaya-upaya,” ujar kuasa hukum keluarga Vina, Putri Maya Rumanti.

(wk/Sisi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait