Ryu Jun Yeol gagal meraih piala Best Actor di Blue Dragon Series Awards 2024. Sang aktor belum lama ini setuju membintangi film 'Revelations' garapan sutradara 'Train To Busan'.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Sabtu, 20 Juli 2024 - 11:09 WIB
WowKeren - Ryu Jun Yeol ikut ambil bagian dalam Blue Dragon Series Awards 2024 yang diadakan pada 19 Juli. Dalam ajang penghargaan bergengsi tersebut, sang aktor masuk dalam nominasi peraih Best Actor berkat akting apiknya di drama Netflix "The 8 Show".
Di red carpet, Jun Yeol tampil gagah dan keren dengan mengenakan setelan jas warna biru tua dari bahan corduray. Penampilan aktor kelahiran tahun 1986 itu sebenarnya menuai pujian, tetapi banyak netizen yang jadi merasa prihatin.
Pasalnya, cuaca di Korea kini sedang memasuki musim panas. Mengenakan baju dari bahan corduray sudah dipastikan akan menyiksa Jun Yeol. Netizen menduga sang aktor pasti kepanasan dan banyak berkeringat di Blue Dragon Series Awards 2024 karena outfit itu.
"Dia pasti luar biasa kepanasan[sic!]," tulis seorang netizen. "Tidak peduli seberapa banyak AC yang kamu buka di dalam ruangan, bagaimana kamu bisa berpakaian seperti ini di musim panas[sic!]," tambah yang lain. "Dia profesional, itu keren[sic!]," sahut netizen lainnya.
"Sepertinya dia harus memakai ini karena disponsori tapi terlihat sangat kepanasan[sic!]," imbuh lainnya. "Saat ini panas sekali.. Dia pasti kesulitan," lanjut netizen lain. "Wow, aku yakin dia juga merasa kepanasan di dalam ruangan[sic!]," pungkas netizen lainnya.
Di sisi lain, Jun Yeol gagal meraih piala Best Actor di Blue Dragon Series Awards 2024. Piala itu jatuh ke tangan Siwan yang aktingnya menuai banyak pujian dalam drama "Boyhood". Ditambah lagi, "The 8 Show" juga gagal mendapatkan satu pun piala.
Sementara itu, Jun Yeol belum lama ini setuju membintangi film "Revelations" garapan sutradara "Train To Busan". Film garapan Netflix itu menceritakan seorang pendeta yang percaya bahwa dia memiliki misi ilahi untuk menghukum pelaku kasus penculikan.
Jun Yeol memerankan Pendeta Min Chan, yang dibimbing oleh wahyu ilahi. Pria itu memimpin sebuah gereja di kota provinsi kecil dalam misi perintis. Tekatnya diuji ketika Min Chan menyadari seorang pengunjung gerejanya adalah pelaku penculikan putranya.
(wk/amal)