Hanni menuai perhatian publik setelah membeberkan sikap kasar yang dilakukan seorang manajer HYBE. Sang idol akhirnya dipanggil ke rapat Majelis Nasional untuk buka suara.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:27 WIB
WowKeren - Hanni tiba di gedung Majelis Nasional pada 15 Oktober. Member NewJeans itu diundang menghadiri audit negara Komite Lingkungan dan Perburuhan untuk menceritakan pengalamannya tentang perundungan dan pelecehan di tempat kerja.
Hanni tampil dengan kostum formal kemeja putih lengan yang dibalut dengan vest warna cream. Idol asal Vietnam itu juga menunjukkan gestur tenang dan tetap menampilkan senyuman menawan ketika dikerumuni oleh reporter.
Sang idol bahkan menjawab salah satu pertanyaan reporter yang bertanya, "Hanni, apakah ada yang ingin kamu sampaikan kepada para penggemar?" Hanni menjawab, "Penggemarku tahu apa yang aku rasakan, jadi aku tidak perlu mengatakan apa pun."
Gestur tenang Hanni dan jawabannya atas pertanyaan reporter di gedung Majelis Nasional ini langsung menjadi perbincangan netizen Korea Selatan. "Kami tahu apa yang ia rasakan meskipun ia tidak mengatakan apa pun[sic!]," tulis seorang netizen.
"Dia sudah memberi tahu kami perasaannya lewat Phoning, jadi kami tahu meskipun dia tidak mengatakan apa pun[sic!]," tambah yang lain. "Dia sangat pintar. Hwaiting![sic!]," sahut lainnya. "Aku akan memanggilnya unni sekarang![sic!]," imbuh lainnya.
Sebelumnya, Hanni menuai perhatian publik setelah membeberkan sikap kasar yang dilakukan seorang manajer HYBE. "Suatu hari, aku sedang menunggu sendirian di lorong dan grup kelompok lain berpapasan denganku bersama salah satu manajer mereka," ujarnya.
"Jadi kami saling menyapa dengan baik. Namun, ketika mereka keluar beberapa saat kemudian, manajer mereka berkata di depanku, 'Abaikan saja dia'. Meskipun aku bisa mendengar dan melihat semuanya. Kalau dipikir-pikir sekarang, aku masih tidak mengerti mengapa aku harus mengalami hal seperti itu," sambung Hanni.
Penuturan Hanni ini membuat tuduhan dilayangkan kepada manajer ILLIT. Namun, agensi ILLIT membantah tegas bahwa staf mereka melakukan tindakan kasar pada Hanni. Agensi Hanni bahkan menuntut ILLIT untuk membuat permintaan maaf.
(wk/amal)