Kasus Kematian Staf HYBE Terkuak saat Hanni NewJeans Hadiri Sidang Majelis Nasional
Instagram
Selebriti

Perwakilan anggota majelis nasional mengajukan pertanyaan pada CEO baru ADOR yakni Kim Joo Young terkait informasi bahwa seorang staf HYBE meninggal karena kelelahan kerja.

WowKeren - Sidang majelis nasional yang dihadiri Hanni NewJeans pada 15 Oktober mengkuak berbagai fakta mengejutkan. Salah satunya tentang kasus kematian staf HYBE yang terjadi pada 2022 lalu dan diduga karena kelelahan kerja.

Perwakilan anggota majelis nasional awalnya mengajukan pertanyaan pada CEO baru ADOR yakni Kim Joo Young. "Aku menerima informasi bahwa pada bulan Juni 2022, seorang staf HYBE pingsan saat bekerja di kantor dan dibawa ke rumah sakit, di mana ia akhirnya meninggal dunia. Benarkah demikian?" tanya perwakilan Jung Hye Kyung.

CEO Joo Young membenarkan kasus kematian staf HYBE itu. "Pada bulan September 2022, seorang staf pergi beristirahat di kamar istirahat sekitar pukul 5 sore setelah mengatakan bahwa ia akan istirahat sejenak. Sayangnya, ia ditemukan pingsan dan dibawa ke rumah sakit, di mana ia meninggal dunia secara tragis karena penyakit pribadi beberapa hari kemudian," jawabnya.

Perwakilan Hye Kyung lantas menuding kalau kematian staf HYBE itu bisa saja karena kelelahan. "Kamu mengklaim itu adalah penyakit pribadi, tetapi kami melihat ini sebagai kematian karena terlalu banyak bekerja," tuduh perwakilan anggota majelis nasional itu.


"HYBE telah memperluas anak perusahaannya dan mengelola beberapa grup idol secara bersamaan, termasuk menangani jadwal di luar negeri, yang sering kali mengharuskan karyawan bekerja siang dan malam. Menurut Layanan Kompensasi dan Kesejahteraan Pekerja Korea, tidak ada permohonan kompensasi kecelakaan industri yang diajukan," tegasnya.

Perwakilan Hye Kyung mengungkap kalau HYBE seharusnya menyelidiki kasus kematian yang kemungkinan besar disebabkan oleh terlalu banyak bekerja. "Apakah HYBE mencoba menutupi kematian akibat terlalu banyak bekerja?" tanya perwakilan itu.

CEO Joo Young membantah tuduhan itu dengan berkata, "HYBE tidak akan pernah menutupi masalah seperti itu." Namun, perwakilan Hye Kyung bertanya, "Tetapi, bukankah otopsi dilakukan?". CEO Joo Young menjawab, "Itu adalah keputusan yang dibuat oleh orang tua."

Perwakilan Hye Kyung kemudian menuding ada kesepakatan antara HYBE dengan keluarga staf yang meninggal. "Ya, begitulah cara menutupinya—melalui kesepakatan dengan keluarga yang berduka. Tolong berikan kami detail lengkap tentang insiden tersebut," tuntut perwakilan itu.

(wk/amal)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait