Dalam wawancara bersama jurnalis Fristian Griec, pengacara Vadel Badjideh, Razman Nasution, sempat mengungkap kekhawatiran usai Laura, putri Nikita MIrzani, disebut dijemput sang bude.
- Ria Susilo Wardhani
- Minggu, 02 Februari 2025 - 14:47 WIB
WowKeren - Pengacara Vadel Badjideh, Razman Nasution, sempat dimintai tolong pihak Laura, putri Nikita Mirzani, yang kabur dari safe house. Kini, Razman mengkhawatirkan nasib Laura yang tak diketahui keberadaannya pasca dijemput sosok bude.
"Lolly yang kemarin lari menemui saya, yang lari kemarin menemui saya, saya bawa ke Polres Metro, kemudian dibawa ke RS Polri, dikasih pelayanan yang prima di sana. Selama 8 hari 8 malam saya tiba-tiba dengan pengacaranya, dengan mengatakan ada budenya membawa dia sekarang," kata Razman. "Kita nggak tahu di mana keberadaan Laura, tapi kalau besok dia teraniaya, seperti safe house tidak sesuai, maka dia akan melakukan perlawanan hukum dan saya akan ke depan untuk membela dia. Gambaran ini tidak boleh dikecilkan oleh penegak hukum."
Razman juga membahas soal kondisi Lolly atau Laura Meizani Mawardi terkait keperawanan. Rupanya, Razman bahas soal dugaan Laura sudah tidak perawan bahkan sejak SMP.
"Lolly telah bercerita kepada saya, bahwa memang benar dia sudah tidak gadis lagi sejak dia menginjak pendidikan SMP, ingat ya SMP dan yang mengambil perawan dia bukan Vadel itu sudah diceritakan dan Lolly sudah menyampaikan itu kepada penyidik," kata Razman. "Dan Lolly dia tidak pernah berhubungan badan dengan Vadel, tidak pernah aborsi, tidak pernah hamil. Jadi kalau mereka mau mencari bukti bahwa Vadel melakukan persetubuhan dari sisi mananya? Memang bisa dibuktikan apa? Persetubuhan itu kalau kita mau ambil dasar hukum yang kuat, harus ditemukan sperma dan itu hanya boleh diukur dalam waktu 2 minggu."
Sebelumnya, Razman juga mempertanyakan sosok bude yang menjemput Laura. Ia berniat menelusuri keberadaan wanita yang ternyata adalah kakak angkat dari pengacara Nikita, Fahmi Bachmid, tersebut.
"Bude ini bukan bude sedarah. Kalau itu bukan saudara sedarah seperti keterangan Fahmi, lalu kemudian ibunya mempercayakan, apa bedanya ketika NM mempercayakan kepada penyidik, komunikasi dengan Kemen PPPA, dan unit safe house dan KPAI dikirimkan ke safe house selama 5 bulan tidak berarti apa-apa? Saya akan menelusuri keberadaan Bude (bude Lolly). Saya juga akan melaporkan ini ke berbagai instansi terkait di luar Komnas HAM, termasuk ke DPR RI dan Kementerian PPPA. Saya akan mendatangi mereka" kata Razman. "Kami melihat ada upaya membungkus seseorang seolah-olah Bude yang diberi amanat kepercayaan terus ditempatkan di salah satu tempat, atau yayasan atau apapun namanya. Kalau memang Lolly dalam keadaan baik, nyaman, eksklusif, tolonglah suruh dia buatkan video singkat dan foto singkat supaya kita bisa lihat bahwa keberadaan Lolly benar-benar aman, benar-benar nyaman."
(wk/riaw)