Alasan Denny Sumargo Batal Cabut Laporan Terkait Farhat Abbas Terkuak
Instagram/sumargodenny
Selebriti

Kubu Denny Sumargo belum mencabut laporan kasus dugaan pengancaman yang menyeret nama Farhat Abbas. Pihak Denny pun beberkan alasan masih melanjutkan kasus tersebut.

WowKeren - Denny Sumargo rupanya belum mencabut laporan kasus dugaan pengancaman yang dilakukan Farhat Abbas. Pengacara Densu, Sogi Baskara, lantas beberkan alasan kliennya enggan berdamai dengan Farhat.

Selain ingin memberikan efek jera, pihak Densu menilai Farhat tak menunjukkan itikad baik. Selain itu, Sogi menilai ada indikasi Farhat hanya ingin mempermainkan Densu.

"Kalau misal dia bilang kami mau ngajakin damai, dia terlalu pede. Dia kan pernah bilang, katanya dia blokir kami. Mau enggak diblokir pun, saya juga enggak akan WhatsApp dia," tutur Sogi Bagaskara. "Yang kami lihat, sepertinya mereka memang ingin menekan dan mempermainkan kami. Dia kan pernah bilang, dia tidak akan datang kalau klien saya belum dipanggil. Sedangkan faktanya, sampai hari ini klien kami memang belum dapat panggilan. Jadi, ya ngapain datang?"

"Dari tahap penyelidikan ini, terlapor sudah tidak ada itikad baik untuk menghormati proses hukum. Tidak ada alasan yang sah dan jelas dari ketidakhadiran terlapor. Jadi, kami lihat terlapor tidak menunjukkan itikad baik dan tidak kooperatif,," lanjut Sogi. "Kalau dia bilang antre dulu, klien saya harus datang ke laporan dia dulu, saya enggak mau komentar lah. Saya bingung."

Saat ini, Farhat sudah dua kali mangkir dari panggilan polisi. Soal kapan Farhat ditetapkan sebagai tersangka, Sogi menyerahkan pada pihak berwajib. "Jika memang penyidik melihat unsur pidananya sudah cukup jelas, minimal memenuhi dua alat bukti yang cukup, itu akan ditetapkan sebagai tersangka," terang Sogi.


Sebelumnya, Farhat juga murka karena Densu ternyata tak mencabut laporannya. Padahal keduanya sudah sempat berdamai dan sepakat bakal mencabut laporan masing-masing.

Kesal pada Denny, Farhat ungkap sindiran buat podcaster tersebut. Ia menolak damai dan menyindir Densu sebagai sosok yang sombong.

"Kalau sudah dilaporkan ngapain damai lagi, polisi sempat nanya sempat saya mau cabut, sekarang tidak jadi dicabut," tegas Farhat. "Kenapa? Ya gara-gara dia sendiri, terlalu pintar terlalu sombong. Menurut saya gue laporin, gue lanjutin sampai ke meja hijau, nggak ada damai."

Farhat juga mengaku sudah memblokir komunikasi dengan Densu. Ia mengaku trauma dan tak mau lagi bertemu dengan Densu.

"Yang jelas yang mempermalukan saya ke rumah datang segala macam, minta dipukul itu adalah Denny Sumargo," kata Farhat. "Jadi saya nggak mau ketemu, saya udah block telepon dan lain-lain, saya nggak mau ngomong lagi. Saya trauma dengan orang itu, saya nggak mau lagi, biar di depan Menteri pun dipermainkan dan ngeyel banget. Bukan merasa dibohongin lagi, dia itu kayak kurang kerjaan mau main-main hukum aja. Kalau teman-teman dengar cerita yang dulu damai, dia ngarang-ngarang. Dia mencari kepentingan podcast, sengaja manggil-manggil saya diumumkan bahwa saya mangkir. Saya minta laporan saya dulu diperiksa, baru Denny Sumargo."

(wk/riaw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait