Ahmad Dhani Disindir soal Etika Gegara Bahas Royalti Titiek Puspa saat Kuburan Masih Basah
Instagram/ahmaddhaniofficial/pettyt
Selebriti

Ahmad Dhani sempat membahas royalti lagu Titiek Puspa dan menyentil Ariel yang dulu pernah bawakan lagu almarhumah. Namun, rencana Dhani soal royalti itu dapat respons tak terduga oleh putri Titiek, Petty Tunjungsari.

WowKeren - Ahmad Dhani baru-baru ini membahas soal royalti lagu-lagu mendiang Titiek Pupsa. Ia rupanya mengungkap hal itu demi menyentil Ariel yang pernah bawakan "Kupu-Kupu Malam" milik mendiang penyanyi yang wafat 10 April lalu itu.

"Kalau saya diberi kuasa untuk lagu-lagunya eyang Titiek, kita langsung telepon Ariel, 'Riel, jangan lupa, lagunya eyang Titiek kita yang pegang'," kata Dhani.

Namun, putri Titiek, Petty Tunjungsari, tak sepakat dengan rencana Dhani itu. Hingga kini Petty masih mempercayakan masalah royalti lagu sang ibu pada pihak label Musica Studios.

"Saya baru tiga hari, empat hari (ditinggal wafat). Saya belum masuk ke masalah royalti karena memang selama ini itu sudah diurus sama Musica," seru Petty. Jawaban Petty ini langsung membuat netter menyindir Dhani yang seolah terburu-buru mengurusi royalti Titiek.

"Bang dani ,,gak semua musisi itu gilak duit,,,Ada juga yg senang lagu nya di nyanyikan semua orang walaupun tidak di beri imbalan apapun,,!!!" seru netter. "Aku yakin keluarga eyang juga LBH tau kok, kan eyang LBH duluan JD penyanyi," ujar netter. "Gk menghargai banget, kuburannya masih basah itu, mlah ngomongin duit 😢," ujar netter. "Ketika etika dikalahkan sama uang 😢 miris," ujar netter. "Tau niat ny baik..untuk keluarga eyang juga...tp mang terlalu buru2 si.. mereka kan masih berkabung," kata yang lainnya. "Ahmad Dhani lagi berulah, ga etis masih berkabung masih aja bahas uang 😢," seru netter.


Sebelumnya, Dhani sempat pula berikan penghormatan buat Titiek ketika sang artis meninggal. "Kita ucapkan turut berduka cita dan berbela sungkawa terhadap Titiek Puspa yang meninggal dunia. Mari kita mengheningkan cipta satu menit untuk menghormati pahlawan komposer Indonesia," seru Dhani di Senayan pada 10 April.

Dhani juga mengusulkan agar Titiek dijadikan pahlawan komposer Indonesia. Ia menganggap Titiek sangat berjasa dalam industri musik Tanah Air.

"Menurut saya, Titiek Puspa itu adalah dewinya komposer Indonesia. Belum ada pencipta lagu wanita yang seperti beliau," seru Dhani. "Titiek Puspa salah satu pencipta lagu yang belum full diberikan haknya oleh LMK. Malah banyak banget lagu Titiek Puspa yang dinyanyikan (penyanyi), termasuk sama NOAH.

Dhani belakangan memang cenderung vokal perihal royalti. Ia sempat tanggapi sinis ketika beredar kabar kalau Ariel berniat menggratiskan lagu-lagu ciptaannya.

"Ariel itu artinya dia hanya memikirkan diri sendiri. Dia memang tidak tercipta memikirkan orang lain," seru Dhani. "Jadi Ariel tidak tercipta untuk mikirin hajat hidup orang banyak. Kalau saya dan Piyu Padi berusaha memikirkan kepentingan banyak orang, tidak hanya diri kami berdua, tetapi juga para pencipta lagu yang ikut bekerja keras di belakang kami. Jadi, tidak usah sok kaya. Menurut saya, orang yang bilang 'silakan nyanyi lagu saya tanpa izin', itu jangan sok kaya. Belum tentu kekayaan mereka lebih banyak daripada saya."

Ariel langsung berikan klarifikasi atas kabar itu. Ditegaskan Ariel, ia menyangkal siapapun bisa menyanyikan lagunya secara gratis. Hanya saja Ariel sebagai pencipta lagu lebih menyarankan agar pemakai lagu-lagunya untuk izin terlebih dahulu via LMK.

"Sebagai pencipta lagu, Saya ingin mempermudah orang lain untuk bisa menyanyikan lagu saya. Karena hal itu sesuai dengan semangat awal saya menciptakan sebuah lagu, yaitu untuk menghibur semua orang yang bisa terhibur oleh lagu itu," seru Ariel. "Jadi menurut saya yang paling penting sekarang adalah negara hadir untuk mengatur sementara waktu sampai undang-undang yang baru selesai direvisi dan LMK harus secepatnya memperbaiki kinerjanya. Kalau untuk saya pribadi, sebagai pencipta lagu saya merasa tidak mampu untuk melaksanakan direct licensing seperti yang dibicarakan saat ini. Saya masih membutuhkan LMK Untuk mendapatkan atau mengelola hak saya. Tentunya LMK yang kredibel dan bisa dipercaya."

(wk/riaw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait