Vidi Aldiano: Perjuangan 6 Tahun Melawan Kanker dan Warisannya
Instagram/Vidi Aldiano/Instagram
Selebriti

Vidi Aldiano meninggal dunia setelah enam tahun berjuang melawan kanker, meninggalkan warisan yang menginspirasi.

WowKeren - Vidi Aldiano, penyanyi dan musisi berbakat Indonesia, meninggal dunia pada usia 35 tahun setelah enam tahun bertarung melawan kanker ginjal. Kabar duka ini diumumkan oleh pihak keluarga dan disampaikan melalui media sosial oleh rekan-rekan artis, termasuk komposer Andi Rianto, pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Vidi Aldiano dikenal luas berkat lagu terkenalnya, 'Nuansa Bening', dan selama enam tahun terakhir hidupnya, ia berjuang menghadapi penyakit yang mengganggu kariernya. Diagnosis kanker ginjal ini membuatnya memilih untuk hiatus dari dunia musik demi fokus menjalani pengobatan dan proses penyembuhan. Keterangan mengenai waktu meninggalnya Vidi disampaikan oleh keluarganya, yang menyebutkan bahwa ia menghembuskan napas terakhir pada pukul 16.33 WIB.

Dalam perjalanan hidupnya yang penuh perjuangan, Vidi pernah berbagi pengalaman dan curahan hatinya mengenai penyakit yang dideritanya. Pada bulan Desember 2025, ia mengunggah tulisan di akun Instagramnya yang menggambarkan refleksinya selama enam tahun berjuang melawan kanker. Dalam unggahan tersebut, ia menyampaikan, "Terima kasih Kanker, untuk 6 tahun terakhir ini. Hari ini tepat 6 tahun saya berkenalan dengan hadiah Tuhan berupa kanker. Banyak perubahan sejak hari itu. Banyak prioritas berubah. Mindset shifted."

Dalam tulisan yang berlatar hitam itu, Vidi juga mengekspresikan rasa syukurnya atas segala hal dalam hidupnya yang tadinya tidak ia sadari. Ia melanjutkan, "Dan cara aku melihat dunia, bersyukur akan hal-hal yang sebelumnya enggak pernah disadari, dan bisa melihat sebuah cobaan menjadi sebuah hikmah, banyak sekali kamu merubahku." Penuh emosi, ia menekankan bahwa pengalaman berjuang melawan kanker telah mengubah pandangannya terhadap hidup dan makna dari bersyukur.


Sebelumnya, Vidi Aldiano secara terbuka mengungkapkan bahwa ia mengidap kanker pada tahun 2019. Ia menjalani operasi pengangkatan kanker ginjal di Singapura pada bulan Desember tahun yang sama. Meskipun harus menghadapi berbagai tantangan akibat efek samping dari pengobatan, Vidi menolak untuk disebut sebagai 'pejuang kanker' yang berjuang tanpa henti. Ia lebih memilih untuk menerima kenyataan dan menunjukkan bagaimana ia mengatasi setiap rintangan yang datang.

Di tengah perjuangannya, Vidi juga berbicara tentang penyebaran sel kanker yang semakin meluas. Pada September 2023, ia mengungkapkan bahwa sel kanker telah menyebar ke beberapa titik, yang mengharuskannya untuk menjalani perawatan rutin setiap tiga minggu. Dalam sebuah wawancara, ia mengatakan, "Kanker dalam tubuhku menyebar, dan obat yang diberikan adalah obat yang pertama kali diberikan dokter ketika aku didiagnosis kanker di Singapura." Hal ini menunjukkan betapa seriusnya kondisi kesehatan yang ia alami.

Vidi juga tak luput dari komentar negatif dari netizen mengenai penampilannya yang semakin kurus. Ia menjelaskan bahwa penurunan berat badannya disebabkan oleh diet ketat setelah pengangkatan ginjalnya. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, Vidi tetap berusaha untuk tetap optimis dan menjalani hidupnya dengan penuh semangat.

Kisah perjuangan Vidi Aldiano melawan kanker adalah pengingat bagi banyak orang tentang arti ketahanan dan kekuatan jiwa. Meskipun ia telah tiada, warisan inspiratifnya akan terus hidup melalui musik dan pesan-pesan positif yang ia sampaikan. Vidi Aldiano akan selalu dikenang sebagai sosok yang tidak hanya berbakat, tetapi juga sebagai pribadi yang mampu memandang kehidupan dengan cara yang lebih dalam.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait