Kontroversi 'I Live Alone' Usai Tayang di Lokasi Terkait Skandal Penyalahgunaan
Instagram/Kian84/Instagram
Selebriti

Episode terbaru 'I Live Alone' mendapat kritik setelah syuting di penerbit terkait skandal serius.

WowKeren - Episode terbaru dari program reality show 'I Live Alone' yang tayang pada 13 Maret menampilkan perjalanan seniman webtoon Kian84 ke Jepang bersama selebriti Kangnam. Dalam episode tersebut, keduanya menjelajahi kawasan Jinbōchō di Tokyo, yang terkenal dengan banyaknya penerbit, termasuk Shogakukan, sebelum bertemu dengan seniman manga horor terkenal Junji Ito. Namun, pemilihan lokasi syuting ini memicu kontroversi di kalangan penonton.

Setelah tayang, muncul kritik mengenai pemilihan Shogakukan sebagai tempat syuting, mengingat penerbit tersebut pernah terlibat dalam skandal penutupan kasus penyalahgunaan seksual terhadap anak. Beberapa penonton mengungkapkan keprihatinan bahwa program ini seharusnya lebih berhati-hati dalam memilih lokasi yang memiliki catatan kontroversial.

Menurut laporan media Jepang, seorang kreator yang bekerja di platform web manga Shogakukan terungkap telah melakukan kejahatan seksual terhadap seorang siswa minor saat menjadi guru seni. Insiden ini memicu kemarahan publik yang signifikan dan korban kemudian didiagnosis mengalami Gangguan Stres Pasca-Trauma.


Setelah insiden tersebut, muncul juga tuduhan bahwa ada individu dalam perusahaan yang mencoba mengecilkan atau menyembunyikan kasus ini. Dilaporkan bahwa anggota departemen editorial menawarkan penyelesaian kepada korban dengan permintaan untuk menjaga kerahasiaan, yang memicu perdebatan lebih luas di industri manga Jepang.

Kontroversi semakin memanas ketika muncul dugaan bahwa masalah ini tidak hanya melibatkan seorang editor, tetapi mungkin juga melibatkan departemen hukum dan manajemen Shogakukan. Situasi ini menciptakan efek riak yang besar di Jepang, dengan beberapa seniman manga meluapkan ketidaksetujuan mereka dan bahkan membahas kemungkinan memboikot penerbit tersebut.

Setelah tayang, diskusi online mulai mempertanyakan apakah tepat bagi program ini untuk menampilkan perusahaan yang terlibat dalam kasus serius seperti itu. Banyak penonton berargumen bahwa tim produksi seharusnya melakukan pemeriksaan latar belakang yang cermat sebelum menampilkan organisasi yang memiliki kontroversi sosial di masa lalu.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait