Chappell Roan Bantah Terlibat Insiden Intimidasi terhadap Anak Jude Law
Instagram/Chappell Roan/Instagram
Selebriti

Chappell Roan menanggapi tuduhan keterlibatan dalam insiden intimidasi anak Jude Law.

WowKeren - Chappell Roan, penyanyi asal Amerika, membantah tuduhan keterlibatan dalam insiden agresif yang melibatkan oknum petugas keamanannya terhadap putri tiri pesepak bola Jorginho, Ada Law. Insiden ini terjadi di sebuah hotel di Brazil saat gelaran Lollapalooza Sao Paulo, di mana Jorginho menuduh seorang petugas keamanan melabrak anak tirinya saat sarapan.

Jorginho, melalui media sosial, menyampaikan bahwa situasi tersebut sangat mengganggu. Ia menjelaskan bahwa Ada mendekati meja Chappell Roan untuk memastikan identitas sang artis tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Namun, oknum petugas keamanan yang bertubuh besar mendatangi meja mereka dan memarahi istri Jorginho, Catherine Harding, dengan tuduhan bahwa mereka membiarkan anaknya tidak menghormati orang lain, yang membuat Ada menangis.

Juru bicara Chappell Roan menyatakan bahwa penyanyi tersebut tidak mengetahui adanya interaksi antara keluarga Jorginho dan petugas keamanan. "Chappell tidak melihat keberadaan keluarga itu saat sarapan dan tidak pernah mengarahkan tim keamanan pribadinya untuk berinteraksi dengan mereka," ujar juru bicara tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh Entertainment Weekly.


Lebih lanjut, juru bicara menjelaskan bahwa Chappell memiliki standar tinggi bagi timnya dan tidak mentolerir perilaku agresif dalam bentuk apapun. "Ia memiliki nol toleransi terhadap segala bentuk perilaku agresif, baik terhadap dirinya maupun para penggemarnya," tambahnya.

Chappell Roan juga mengungkapkan penyesalan atas situasi yang dialami oleh Ada dan Catherine. "Saya tidak meminta petugas keamanan untuk mendatangi mereka. Saya bahkan tidak melihat seorang wanita dan anak di sana. Saya hanya sedang sarapan," ungkapnya di media sosial.

Catherine Harding, di sisi lain, memberikan tanggapan melalui video terpisah. Meskipun ia menerima penjelasan Chappell bahwa tidak ada perintah langsung yang diberikan, Harding meyakini bahwa petugas yang terlibat adalah bagian dari tim yang mengurus penyanyi tersebut, bukan staf keamanan hotel. "Sebagai seorang selebritas, Anda punya tanggung jawab untuk memastikan orang-orang yang bekerja atas nama Anda bertindak sesuai tanggung jawab tersebut," tegas Harding.

Insiden ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan berbagai reaksi di media sosial, terutama dari para penggemar yang mengikuti perkembangan kasus ini. Kejadian ini juga menyoroti pentingnya komunikasi antara selebritas dan tim keamanan mereka dalam menjaga kenyamanan penggemar dan orang-orang di sekitar mereka.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait