Huang Yiliang, mantan aktor Singapura, kini beralih menjadi penjual ikan dan kuliner.
- Selasa, 14 April 2026 - 21:04 WIB
WowKeren - Huang Yiliang, mantan aktor televisi Singapura berusia 64 tahun, kini menjalani kehidupan yang jauh dari gemerlap dunia hiburan dengan menjual ikan di pasar basah dan berjualan makanan laut di kaki lima. Setiap hari, ia bangun pagi untuk memulai rutinitas baru yang dimulai di kios pasar basah di kawasan MacPherson, Singapura.
Pada pukul 7 pagi, Huang sudah siap dengan tangannya yang sibuk membersihkan sisik ikan, sebuah pekerjaan yang sangat berbeda dari masa ketika ia dikenal sebagai bintang di layar kaca. Sekitar pukul 11 siang, ia beralih ke pusat kuliner di Circuit Road, di mana ia menghabiskan waktu memasak hidangan laut untuk pelanggan hingga malam hari, menunjukkan dedikasi dan semangatnya dalam menjalani profesi baru ini.
Huang Yiliang bukanlah nama yang asing di dunia hiburan Singapura. Ia bergabung dengan Mediacorp pada tahun 1985 dan menjadi salah satu aktor populer selama lebih dari dua dekade. Selama kariernya, Huang berhasil meraih penghargaan Aktor Pendukung Terbaik di ajang Star Awards sebanyak tiga kali, sebuah prestasi yang menunjukkan bakat dan dedikasinya di dunia akting.
Namun, setelah 23 tahun berkarier di industri hiburan, Huang memutuskan untuk meninggalkan dunia akting pada tahun 2008 dan mencoba peruntungannya di bidang bisnis. Ia mencoba berbagai usaha, mulai dari perusahaan perpipaan hingga produksi film, tetapi perjalanan kariernya tidak selalu mulus. Film yang ia produksi pada tahun 2009 tidak mendapatkan distribusi yang luas, dan bisnis lainnya juga mengalami kesulitan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Huang Yiliang menghadapi beberapa masalah hukum, termasuk hukuman penjara pada tahun 2021 dan kasus kecelakaan lalu lintas pada tahun 2024. Namun, alih-alih menyerah, ia menjadikan pengalaman pahit tersebut sebagai titik refleksi. Dengan nada bercanda, ia mengungkapkan, “Ya, saya ‘kuliah’ di Universitas Changi,” merujuk pada masa tahanannya yang memberikan banyak pelajaran hidup.
Keputusan untuk terjun ke bisnis makanan laut ternyata muncul saat ia menjalani masa tahanan. Dalam obrolan dengan sesama tahanan, Huang mulai tertarik untuk mencoba usaha kuliner. Awalnya, ia berencana untuk mengimpor kepiting, tetapi setelah menghadapi kendala dengan pemasok, ia memutuskan untuk beralih menjual ikan di pasar basah.
Tak lama setelah itu, pada Februari 2026, ia membuka kios makanan laut bernama Old Fisherman di pusat kuliner Circuit Road. Sebagai seorang koki otodidak, Huang mengatakan bahwa ia belajar dari lebih dari 20 koki untuk menyempurnakan resepnya, termasuk menu andalan bihun kepiting yang telah menjadi favorit pelanggan. Keberanian dan tekadnya untuk membangun usaha dari nol menunjukkan bahwa meskipun hidupnya mengalami banyak liku, ia tetap optimis dan berkomitmen untuk sukses dalam profesi barunya.
(wk/timw)