Pak Tarno kehilangan mobil dan uang akibat penipuan oleh mantan manajer dan sopirnya.
- Kamis, 16 April 2026 - 13:02 WIB
WowKeren - Pak Tarno, sosok terkenal di dunia hiburan Indonesia, baru-baru ini mengungkapkan bahwa ia menjadi korban penipuan oleh dua orang yang pernah dipercayainya, yaitu mantan manajer dan mantan sopir pribadinya. Dalam kejadian ini, Pak Tarno mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp100 juta akibat penggelapan uang dan hilangnya dua unit mobil miliknya.
Mantan manajer Pak Tarno, Laura, menjelaskan bahwa kasus ini terdiri dari dua peristiwa berbeda. Kasus pertama melibatkan mantan manajer yang diduga menggelapkan dana hasil penjualan salah satu mobil milik Pak Tarno. Laura menyatakan, meskipun ada kabar bahwa pelaku telah mengembalikan uang sebesar Rp30 juta, dana tersebut tidak pernah diterima oleh Pak Tarno. "Kata si lawyer tersebut katanya, 'Sudah dibayarkan ya Pak,' tapi Pak Tarno belum menerima," ujar Laura.
Kasus kedua melibatkan mantan sopir berinisial A, yang diduga menggadaikan satu unit mobil pribadi Pak Tarno secara sepihak ke sebuah showroom yang berlokasi di Sunter, Jakarta Utara. Akibat tindakan ini, Pak Tarno kini menerima teror dari pihak leasing terkait tunggakan yang tidak diketahuinya. Laura menambahkan, "Pak Tarno ditelepon terus karena mungkin tunggakan, padahal beliau enggak tahu apa-apa karena mengatasnamakan KTP beliau. Sampai sekarang mobilnya enggak tahu ke mana."
Situasi ini semakin sulit bagi Pak Tarno, yang saat ini tengah dalam proses pemulihan setelah mengalami stroke. Tanpa kendaraan pribadi, ia menghadapi kesulitan dalam menjalankan aktivitas di dunia hiburan. Laura menuturkan, "Kami mau ke mana-mana sekarang syuting juga tidak ada kendaraan. Kalau ada panggilan syuting pagi-pagi, kami harus dijemput. Sampai sekarang Bapak sudah tidak punya mobil."
Walaupun pihak keluarga sempat mencari jalan penyelesaian secara kekeluargaan, para pelaku tidak menunjukkan itikad baik. Pak Tarno pun hanya bisa berharap agar kendaraan yang hilang bisa kembali, agar ia dapat melanjutkan pekerjaannya. "Pengin beli lagi, buat ke mana-mana," ucapnya dengan singkat.
Di tengah kesulitan yang dihadapinya, Pak Tarno kini mencoba mencari nafkah dengan berjualan mainan anak secara keliling. Ia bahkan sempat viral pada akhir Oktober 2024 saat tertangkap kamera berjualan menggunakan kursi roda di depan Sekolah Dasar. Sutarno, yang lebih dikenal sebagai Pak Tarno, adalah sosok ikonis di industri hiburan Indonesia sejak tahun 2009. Ia dikenal luas melalui ajang pencarian bakat The Master dan telah menjadi bagian dari hati masyarakat dengan penampilannya yang nyentrik dan mantra khasnya, "Dibantu ya, bimsalabim jadi apa, prok-prok-prok."
(wk/timw)