Film musikal 'Pulang Kampung' akan syuting di Samosir dengan Judika dan talenta muda.
- Minggu, 19 April 2026 - 10:01 WIB
WowKeren - Bene Dion Rajagukguk, sutradara yang sukses dengan film 'Agak Laen 2', kini bersiap untuk kembali ke layar lebar dengan proyek film musikal bertajuk 'Pulang Kampung'. Film ini diproduksi oleh Imajinari dan dijadwalkan untuk memulai syuting pada 23 April 2026, dengan lokasi utama di Pulau Samosir, Sumatera Utara.
Dipa Andika, produser film ini, mengungkapkan bahwa mayoritas adegan akan menonjolkan keindahan alam Sumatera Utara. Dari total 26 hari masa produksi, tim hanya akan menghabiskan lima hari di Jakarta, sedangkan 21 hari sisanya akan dihabiskan di Pulau Samosir. "Kami akan syuting kurang lebih 90 persen akan ada di daerah Samosir dan sekitarnya," jelas Dipa Andika dalam konferensi pers di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada 17 April lalu.
Film 'Pulang Kampung' juga menandai keterlibatan penyanyi legendaris Judika, yang akan beradu akting dengan dua talenta muda jebolan Indonesian Idol Season 13, yaitu Vanessa Simorangkir dan Axelo Nababan. Judika menyampaikan antusiasmenya terhadap proyek ini, yang berlatar di kampung halamannya. "Iya, aku dapat info dari Bene, walaupun aku belum tahu di mana syutingnya tapi yang pasti di kampung aku. Jadi kalau musikal Batak enggak ada Judika kayaknya kurang Batak dia, jadi harus diajak ya ketua," ungkap Judika sambil berseloroh.
Ernest Prakasa, yang juga bertindak sebagai produser, menambahkan bahwa mereka menghadapi tantangan teknis dalam mencari lokasi syuting yang sesuai dengan visi sutradara. Menurutnya, perjalanan antarlokasi di daerah tersebut memerlukan waktu yang cukup lama dan bisa menjadi tantangan tersendiri. "Kami sudah melakukan beberapa kali kunjungan untuk cari lokasi, untuk datang untuk bikin shot block-nya kayak apa," tutur Ernest. Ia juga menyoroti bahwa meskipun jarak antar lokasi bisa memakan waktu tiga sampai enam jam, tantangan sebenarnya terletak pada cara mengemudi para pengemudi lokal.
'Pulang Kampung' akan mengikuti perjalanan Daniel, yang diperankan oleh Axelo Nababan, seorang pemuda Batak kelahiran Jakarta yang terpaksa kembali ke kampung halaman ayahnya untuk mencalonkan diri sebagai calon legislatif. Di kampungnya, ia akan bertemu dengan Uli, yang diperankan oleh Vanessa Simorangkir, seorang gadis lokal yang akan membukakan matanya terhadap kekayaan budaya Batak.
Ernest Prakasa juga menegaskan bahwa pemilihan tema Batak dalam film ini bukan hanya sekadar memanfaatkan antusiasme masyarakat Batak, tetapi didasari oleh kekuatan alur cerita dan visi Bene Dion. Ia menekankan bahwa kesuksesan film komersial tetap bergantung pada kualitas naskah dan bukan hanya latar belakang budayanya. "Betul orang Batak punya kecintaan yang tinggi terhadap karya-karya seni dari sukunya, tapi juga tidak semudah itu. Kalau teman-teman mau cek, film Batak sepanjang 2025, cek aja angka penontonnya berapa persen yang beneran berhasil secara komersial," jelas Ernest.
Film 'Pulang Kampung' yang karya Bene Dion ini merupakan bagian dari deretan film dengan tema serupa yang telah ia tulis dan garap sebelumnya. Film ini bukanlah film bertema Batak pertama yang diproduksi oleh Imajinari, dan diharapkan dapat memberikan perspektif baru tentang budaya Batak kepada penonton. 'Pulang Kampung' direncanakan untuk tayang di bioskop pada tahun ini.
(wk/timw)