Keluarga Vidi Aldiano menggelar tebar ikan sebagai penghormatan 40 hari kepergian sang musisi.
- Selasa, 21 April 2026 - 20:33 WIB
WowKeren - Peringatan 40 hari wafatnya Vidi Aldiano diisi dengan kegiatan bermakna yang diadakan oleh keluarga dan penggemar setianya, Vidiis. Pada Jumat, 17 April 2026, mereka menggelar acara tebar ikan di danau dekat makam sang musisi yang terletak di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Kegiatan ini tidak hanya sebuah seremoni, tetapi juga memiliki filosofi mendalam yang telah menjadi tradisi keluarga.
Acara ini dimulai setelah salat Jumat dan diawali dengan ziarah serta tabur bunga di makam Vidi. Keluarga dan penggemar hadir mengenakan kaos biru muda, warna favorit almarhum, yang bertuliskan “Vidi Masih Hidup”. Setelah prosesi doa, mereka menebar berbagai jenis ikan seperti gurame, lele, ikan mas, dan bawal ke danau di sekitar area pemakaman.
Momen kebersamaan ini juga dibagikan oleh Harry Kiss, ayah Vidi, melalui media sosialnya, menunjukkan betapa komunitas dan keluarga bersatu dalam mengenang sosok yang telah berpulang.
Menurut Harry, kegiatan tebar ikan bukanlah tradisi baru bagi mereka. “Menebar ikan itu sebetulnya bukan acara baru. Dari tahun 2016, Vidi selalu bikin acara seperti ini di belakang kantor,” ujarnya. Tradisi ini sekarang dilanjutkan sebagai bentuk penghormatan sekaligus doa untuk almarhum.
Aksi tebar ikan ini juga memiliki makna khusus yang dikenal sebagai “Tebar Kebak-Ikan”. Harry menjelaskan, “Kebak itu artinya penuh. Jadi yang ditebar adalah kebahagiaan dan ikan. Dengan ditebar ikan, masyarakat senang, dan ini juga menjadi amal jariyah bagi para donatur.” Kegiatan ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi lingkungan dan menjadi ladang kebaikan yang terus mengalir.
Selain di Jakarta, kegiatan serupa juga telah dilakukan di beberapa daerah, seperti Ciamis dan Tasikmalaya. Dalam kegiatan sebelumnya, sekitar 5 kuintal ikan ditebar di perairan yang bersih. Di Tanah Kusir, jumlah ikan yang ditebar mencapai sekitar 2,5 kuintal, menunjukkan komitmen keluarga dalam melanjutkan tradisi ini.
Vidi Aldiano lahir pada 29 Maret 1990 dan wafat pada 7 Maret 2026 pada usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal selama enam tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, namun melalui kegiatan seperti ini, keluarga dan penggemar berusaha menjaga semangat kebaikan yang selalu dibawa oleh Vidi.
Aksi tebar ikan ini menjadi simbol bahwa kenangan dan nilai-nilai yang ditinggalkan sang musisi terus mengalir, membawa harapan dan manfaat bagi banyak orang, seperti ikan yang ditebar di danau.
Berikut video yang diunggah mengenai kegiatan tebar ikan ini...
(wk/timw)