Ahmad Dhani berbagi pandangan tentang cinta orangtua kepada anak-anaknya tanpa berharap balasan.
- Minggu, 26 April 2026 - 21:32 WIB
WowKeren - Musisi Ahmad Dhani baru-baru ini berbicara tentang makna cinta orangtua kepada anak-anaknya, usai putra keduanya, El Rumi, meminta restu dalam momen siraman dan pengajian. Dhani menekankan bahwa anak-anaknya, termasuk El Rumi, Al, dan Dul, bukanlah anak-anak yang merepotkan bagi orangtuanya.
“El sama seperti Al dan Dul, anak-anak yang sebetulnya tidak pernah merepoti orangtua,” ujar Ahmad Dhani di acara tersebut. “Di dalam khazanah berpikir saya, tidak ada anak yang durhaka. Sehingga saya bisa jamin Al, El, dan Dul tidak akan menjadi anak durhaka ketika mereka mungkin sedikit lupa kepada saya,” tambahnya.
Dalam penjelasannya, Dhani menyebutkan bahwa cinta yang ia berikan kepada anak-anaknya berbeda dengan cinta yang ia berikan kepada pasangan. “Saya sebagai ayah, mencintai Al, El, dan Dul berbeda dengan saya mencintai istri, karena mencintai Al, El, Dul, Syafeaa, dan Ali itu bukan cinta manusia biasa,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dhani menyatakan bahwa ia memberikan segala sesuatu kepada anak-anaknya tanpa mengharapkan balasan. “Jadi saya memberikan sesuatu kepada anak-anak, tidak untuk dibalas. Sehingga ketika itu tidak terbalas menjadi sakit hati,” imbuhnya. Ia mengkritisi pandangan umum yang menganggap orangtua memiliki hak untuk mendapatkan balasan dari anak-anak mereka.
“Kebanyakan orangtua. Sebagai orangtua, saya bukan orangtua yang ingin meminta balik kebaikan dari anak,” ungkap Dhani. Ia percaya bahwa memberi adalah sebuah kewajiban yang harus dilakukan oleh orangtua. “Buat saya, orangtua memang wajib memberikan semua yang dimiliki orangtua pada anak-anak tanpa harus berharap kebaikan lagi yang balik,” jelasnya.
Dengan pandangan tersebut, Dhani merasa tidak sakit hati ketika anak-anaknya terkadang lupa pada dirinya. “Saya sudah menyiapkan semua perasaan, bahwa ketika suatu saat anak-anak sedikit lupa pada saya,” ungkapnya. “Itu tidak menjadikan mereka anak yang durhaka atau anak yang berdosa,” tuturnya, menekankan sikap pengertian dan kasih sayangnya kepada anak-anak.
(wk/timw)