Kasus dugaan penganiayaan dan perampasan barang pribadi asisten rumah tangga Erin Taulany terus berlanjut.
- Selasa, 05 Mei 2026 - 14:34 WIB
WowKeren - Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan Erin Taulany kembali mencuat setelah asisten rumah tangga (ART) bernama Rien Wartia Trigina, atau yang akrab disapa Hera, melaporkan Erin ke Polres Metro Jakarta Selatan. Laporan tersebut mencakup tuduhan penganiayaan dan perampasan barang pribadi yang dialaminya di rumah majikannya di kawasan Bintaro. Hera menyatakan bahwa gaji yang dijanjikan hingga saat ini belum diterima.
Dalam penjelasannya, Hera menegaskan bahwa meskipun tidak ada penyekapan, ia mengalami perampasan barang-barangnya, termasuk ponsel, pakaian, dan dokumen penting seperti KTP. “Penyekapan sih tidak ada, cuma perampasan barang saja. Barang-barangnya, HP, baju saya masih di sana, sama KTP, gaji pun belum dikasih sampai sekarang,” ungkap Hera dalam wawancaranya, seperti yang dikutip dari Youtube Cumicumi.
Di sisi lain, Nia, pemilik yayasan yang menyalurkan asisten rumah tangga, menyayangkan klaim Erin yang menyatakan telah memberikan sejumlah uang kepada Hera. Menurut Nia, uang yang diberikan tersebut hanyalah biaya administrasi untuk yayasan, bukan gaji. “Tidak ada kompensasi. Dan itu bukan kompensasi, itu bayar ke saya administrasi. Makanya saya datang malam itu dengan baik-baik kita selesaikan secara administrasi dan kembalikan gaji dan yang ditahan serahkan ke pekerjanya biar saya bawa pulang,” jelas Nia.
Hera melaporkan Erin pada akhir April 2026 untuk kasus dugaan penganiayaan, di mana ia mengaku dipukul menggunakan gagang sapu lidi dan ditendang oleh mantan istri Andre Taulany tersebut, karena dianggap tidak rapi dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Pihak Erin, di sisi lain, telah membantah semua tuduhan tersebut dan mengklaim memiliki bukti rekaman CCTV yang menunjukkan bahwa mereka tidak melakukan tindakan penganiayaan.
Selain itu, pihak Erin juga melaporkan balik Hera atas tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik. Kasus ini kini tengah dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian dan menarik perhatian publik, mengingat kasus ini melibatkan seorang figur publik yang dikenal luas.
Berikut video yang diunggah mengenai kasus ini...
(wk/timw)