Erin Taulany Tanggapi Tuduhan KDRT dan Gaji ART yang Tak Dibayar
Auto Generated/AI Generated
Selebriti

Erin Taulany memberikan klarifikasi terkait tuduhan KDRT dan masalah gaji ART.

WowKeren - Rien Wartia Trigina, lebih dikenal sebagai Erin Taulany, akhirnya memberikan klarifikasi terkait rumor yang beredar mengenai dirinya. Belakangan ini, muncul kabar bahwa Erin diduga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap asisten rumah tangganya (ART). Rumor ini berawal dari unggahan akun Threads @niadamanik7 yang memposting foto seorang wanita yang diduga sebagai ART Erin, terlihat berdiri di depan pagar bersama dua orang polisi.

Dalam unggahan tersebut, dikatakan bahwa korban mengalami berbagai tindakan kekerasan fisik, seperti dicekik, ditendang, dan dipukul. Selain itu, disebutkan pula bahwa ART tersebut mengalami perlakuan tidak menyenangkan lainnya, termasuk ponselnya yang dibanting, baju-bajunya yang ditahan, dan gaji yang tidak dibayarkan. "HP dibanting, baju-bajunya ditahan, dan gajinya tidak dibayarkan," tulis pengguna Threads tersebut.

Tidak terima dengan tuduhan yang merugikan nama baiknya, Erin Taulany segera mengambil tindakan hukum dengan melaporkan pemilik akun Threads @niadamanik7 atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Laporan tersebut diajukan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu malam, 29 April 2026. "Saya sangat membantah tuduhan penganiayaan yang mereka laporkan pada saya. Jadi, malam ini saya datang untuk melaporkan balik atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah," ungkap Erin Taulany dalam sebuah video yang diunggah di YouTube.

Selain melaporkan akun tersebut, mantan istri Andre Taulany ini juga melaporkan pihak penyalur ART dan seorang wanita berinisial H yang mengklaim sebagai korban penganiayaan. Dalam laporannya, Erin menyertakan rekaman CCTV dan percakapan dengan pihak penyalur ART sebagai barang bukti. Dia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan kekerasan fisik seperti yang dituduhkan.


"H memang belum menerima gaji karena baru bekerja kurang dari sebulan di rumah saya. Jadi, bukan gaji ditahan, tapi memang yang bersangkutan belum waktunya gajian. Terkait tuduhan kekerasan yang disebarkan oleh akun Threads @niadamanik7, saya pastikan itu tidak benar dan tidak pernah terjadi. Justru dalam hal ini saya menjadi korban fitnah," tambahnya.

Sebelumnya, wanita berinisial H telah melaporkan Erin ke kepolisian, mengklaim bahwa dirinya mengalami kekerasan fisik dan tidak dibayarkan gajinya saat bekerja sebagai ART di rumah Erin Taulany. Pernyataan ini dibenarkan oleh Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, yang mengkonfirmasi bahwa seorang perempuan berinisial H telah membuat laporan terkait penganiayaan yang dialaminya.

Dengan adanya pernyataan dari Erin Taulany, diharapkan masyarakat dapat melihat situasi ini dari sudut pandang yang lebih jelas. Kasus ini menjadi perhatian publik, dan banyak yang menunggu perkembangan selanjutnya terkait laporan yang diajukan oleh kedua belah pihak.

Berikut video yang diunggah Erin Taulany terkait klarifikasinya:

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait