Trump Klaim Iran Mulai Melunak di Tengah Operasi Militer Project Freedom
Instagram/Donald Trump/Instagram
Selebriti

Donald Trump menyatakan Iran menunjukkan sikap lebih terbuka untuk bernegosiasi di tengah ketegangan.

WowKeren - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan bahwa Iran mulai menunjukkan tanda-tanda untuk bernegosiasi di tengah ketegangan yang meningkat di Selat Hormuz. Pernyataan ini disampaikan saat AS memperkuat blokade angkatan laut di kawasan strategis tersebut. Dalam wawancara dengan Fox News pada Senin, 4 Mei 2026, Trump menegaskan pentingnya dialog namun tetap memberikan peringatan keras kepada Teheran.

Dalam wawancaranya, Trump menyatakan, "Persiapan Amerika sedang berlangsung, semuanya sudah siap, kita bisa menggunakan semuanya!" Pernyataan ini menunjukkan kesiapan militer AS menghadapi kemungkinan serangan dari Iran. Meskipun Trump terbuka untuk negosiasi, ia menekankan bahwa akan ada konsekuensi fatal jika Iran berani menargetkan kapal-kapal AS yang beroperasi di kawasan tersebut.


Pada malam sebelumnya, Trump mengumumkan peluncuran operasi militer bernama Project Freedom. Operasi ini bertujuan untuk mengevakuasi dan memberikan bantuan kepada kapal-kapal yang terjebak di tengah konflik di Selat Hormuz. Langkah ini diambil untuk melindungi aset-aset AS di wilayah yang sangat strategis tersebut.

Sementara itu, ketegangan di lapangan terus memanas. Stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, melaporkan bahwa militer Iran telah menggagalkan upaya kapal perang AS untuk memasuki Selat Hormuz dengan menembakkan dua rudal. Namun, klaim tersebut segera dibantah oleh Komando Pusat AS (CENTCOM), yang menegaskan bahwa operasi mereka tetap berjalan sesuai rencana tanpa adanya insiden tersebut.

Untuk mendukung Project Freedom, CENTCOM telah mengerahkan kekuatan militer yang signifikan, termasuk kapal perusak rudal berpemandu, lebih dari 100 pesawat tempur, sistem drone multi-domain, serta sekitar 15.000 personel militer yang disiagakan di kawasan tersebut. Langkah ini menunjukkan komitmen AS untuk menjaga keamanan dan stabilitas di Selat Hormuz, yang merupakan jalur pelayaran utama bagi perdagangan global.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait