Clara Shinta ingin bercerai dari Muhammad Alexander Assad tanpa tuntutan harta dan nafkah.
- Jumat, 08 Mei 2026 - 08:32 WIB
WowKeren - Clara Shinta tampaknya sudah mantap untuk berpisah dari Muhammad Alexander Assad. Dalam sidang perceraian perdana di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 7 Mei 2026, Clara dinyatakan tidak ingin dipusingkan dengan urusan harta gana-gini maupun nafkah. Kuasa hukum Clara, Moh. Akil Rumaday, menyatakan bahwa dalam gugatan yang diajukan, tidak terdapat tuntutan mengenai pembagian harta maupun nafkah.
"Kalau Ibu Clara kan sebenarnya tidak menginginkan hal-hal lain ya, hanya fokus pada perceraian saja. Itu saja," ujar Akil setelah sidang. Pihak kuasa hukum menegaskan bahwa tidak ada poin mengenai aset bersama atau nafkah yang dimasukkan ke dalam dokumen gugatan. Niat Clara untuk menjalani proses perceraian ini tanpa drama yang berbelit-belit sangat jelas.
Dalam sidang perdana tersebut, Clara Shinta yang memiliki nama lengkap Elisabeth Clara Shinta Aritonang, tidak dapat hadir karena alasan kesehatan. Akil menjelaskan bahwa kliennya sedang mengalami demam dan menjalani pemeriksaan medis. "Beliau sedang kurang enak badan, demam. Jadi sudah diperiksa di rumah sakit dan ada hasil cek darahnya. Hakim tadi memerintahkan kami untuk menghadirkan langsung prinsipal," katanya.
Absennya Clara Shinta membuat hakim memutuskan untuk menunda persidangan dan mewajibkan kedua belah pihak, baik Clara maupun suaminya, untuk hadir secara langsung dalam agenda mediasi yang dijadwalkan pada 21 Mei mendatang. Pasangan ini menikah pada 30 Agustus 2025, dan usia rumah tangga mereka tergolong singkat, belum genap setahun.
Retaknya hubungan mereka bermula dari dugaan perselingkuhan yang terungkap melalui panggilan video yang dilakukan oleh Muhammad Alexander Assad dengan perempuan lain. Clara Shinta kemudian memutuskan untuk mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada April 2026.
(wk/timw)