Demi Moore Soroti Perkembangan AI di Hollywood dan Kebebasan Berekspresi
Instagram/Demi Moore/Instagram
Selebriti

Demi Moore mengajak Hollywood beradaptasi dengan AI dan menekankan pentingnya kebebasan berekspresi.

WowKeren - Aktris Demi Moore baru-baru ini menyampaikan pandangannya mengenai perkembangan kecerdasan buatan (AI) di industri perfilman saat konferensi pers juri Festival Film Cannes 2026. Dalam sesi tanya jawab yang berlangsung pada Selasa, Moore menegaskan bahwa AI kini merupakan bagian tak terpisahkan dari realitas industri hiburan, sehingga melawan perkembangan teknologi ini tidak akan membawa hasil yang baik. "AI sudah ada. Dan melawannya hanya akan menjadi pertarungan yang pada akhirnya kalah," ujar Moore.

Moore menilai Hollywood sebaiknya mulai mencari cara untuk berkolaborasi dengan teknologi AI, alih-alih menolaknya mentah-mentah. "Apakah kita sudah melakukan cukup banyak untuk melindungi diri? Saya tidak tahu jawabannya. Tapi naluri saya mengatakan mungkin belum," tambahnya, mengisyaratkan bahwa perlindungan terhadap pekerja kreatif di era AI masih perlu diperkuat.


Meski demikian, Moore percaya bahwa ada satu elemen yang tidak akan pernah dapat digantikan oleh AI, yaitu jiwa manusia dalam karya seni. "Tidak ada yang perlu ditakuti karena AI tidak akan pernah bisa menggantikan asal mula seni yang sesungguhnya. Seni datang dari jiwa," jelasnya. Menurut Moore, seni yang sejati lahir dari pengalaman, emosi, dan semangat manusia yang tidak dapat direplikasi oleh teknologi, sekecil apapun kemampuannya.

Selain membahas tentang AI, Moore juga menekankan pentingnya kebebasan berekspresi di dunia perfilman. Ia berharap agar para seniman tidak merasa takut untuk menyampaikan pandangan politik mereka melalui karya-karya yang dihasilkan. "Jika kita mulai menyensor diri sendiri, maka kita justru mematikan inti kreativitas kita," ungkapnya. Dalam kesempatan yang sama, Moore bergabung dengan jajaran juri kompetisi di festival tersebut, yang juga dihadiri oleh sutradara ternama Park Chan-wook, yang menjabat sebagai presiden juri, serta Chloé Zhao, Stellan Skarsgård, dan Ruth Negga.

Festival Film Cannes 2026 resmi dibuka dengan pemutaran perdana film "The Electric Kiss" yang disutradarai oleh Pierre Salvadori. Tahun ini, jumlah film Hollywood yang ditampilkan di Cannes terlihat lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Direktur festival, Thierry Frémaux, menjelaskan bahwa industri film global saat ini tengah mengalami perubahan besar akibat dampak pandemi, pemogokan penulis, serta perkembangan AI dan platform streaming. Hal ini menunjukkan bahwa industri perfilman harus beradaptasi dengan perkembangan yang ada untuk tetap relevan dan berkelanjutan di masa depan.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait