Kim Kardashian dan Hian Tjen menggunakan teknologi terbaru XERF untuk kecantikan kulit.
- Selasa, 19 Mei 2026 - 10:02 WIB
WowKeren - Dalam upaya memenuhi standar kecantikan yang semakin tinggi, Kim Kardashian dan desainer ternama Indonesia, Hian Tjen, telah memperkenalkan teknologi skin tightening terbaru bernama XERF. Peluncuran teknologi ini berlangsung di Aestheglow Clinic, Jakarta, pada 18 Mei 2026, dan ditandai dengan sebuah acara seremonial yang dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk media dan influencer.
Seiring dengan meningkatnya minat terhadap perawatan kulit yang berkualitas dan berbasis teknologi, XERF menjadi jawaban bagi banyak wanita yang mendambakan kulit yang cerah dan kencang. Teknologi ini tidak hanya memberikan hasil yang tampak alami, tetapi juga menekankan pentingnya perawatan kulit yang menyeluruh, termasuk lapisan dalam kulit.
Aestheglow Clinic memperkenalkan XERF sebagai teknologi pengencangan kulit generasi terbaru yang dirancang untuk bekerja lebih dalam hingga mencapai lapisan struktural kulit. Ini bukan sekadar perawatan permukaan, melainkan sebuah pendekatan yang menyeluruh. Dalam acara tersebut, para undangan juga disuguhkan dengan informasi mengenai bagaimana teknologi ini dapat memberikan hasil yang lebih firm dan lifted, sekaligus tetap terlihat natural.
XERF merupakan perawatan monopolar RF multi-frekuensi pertama di dunia yang telah mendapatkan persetujuan dari FDA. Dengan menggunakan dua frekuensi, yaitu 6.78 MHz dan 2 MHz, teknologi ini dapat memberikan energi yang lebih dalam dan presisi, menjangkau lapisan SMAS (Superficial Musculo-Aponeurotic System) yang berperan penting dalam menjaga kontur dan elastisitas wajah.
SMAS adalah jaringan penting yang terletak di bawah kulit dan lemak, berfungsi menjaga ketegangan dan ekspresi wajah. Dengan menstimulasi lapisan ini, XERF dapat meningkatkan produksi kolagen dan elastin dari dalam, bukan hanya di permukaan kulit. Pendekatan ini menjadikan XERF solusi efektif bagi mereka yang ingin meremajakan kulit secara menyeluruh.
Menurut dr. Aileen Gemilang Putri Seto, pendiri Aestheglow Clinic, penting bagi perawatan estetika modern untuk melihat wajah secara keseluruhan. “Pasien sering fokus pada lifting, tetapi mereka lupa bahwa ada dimensi wajah ke depan yang juga penting. Jika ingin hasil yang natural, semuanya harus diperhitungkan dengan baik,” ujarnya. Ia menekankan bahwa perawatan ini tidak cocok untuk semua pasien, dan konsultasi terlebih dahulu sangat diperlukan untuk mengevaluasi kondisi kulit serta ekspektasi hasil.
Dalam sesi berbagi pengalaman, Hian Tjen mengungkapkan kepuasannya terhadap treatment yang telah dijalaninya. “Ketika dikenalkan XERF, saya langsung tertarik karena ini adalah treatment yang banyak digunakan secara global, bahkan menjadi favorit Kim Kardashian. Dengan jadwal yang padat, saya butuh perawatan yang nyaman, tanpa rasa sakit, dan bisa langsung melanjutkan aktivitas. XERF memberikan hasil yang lebih firm dan lifted, namun tetap subtle dan sangat sesuai dengan diri saya,” ungkap Hian Tjen.
Marisa Theresia, Kepala idsMED Aesthetics, menambahkan bahwa XERF adalah perangkat estetika premium dengan nilai investasi di atas Rp1,5 miliar. Meskipun termasuk kategori premium, Marisa mengungkapkan bahwa distribusi XERF tidak hanya difokuskan di kota-kota besar, melainkan juga di wilayah suburban, di mana permintaan untuk perawatan estetika berbasis teknologi semakin meningkat.
“Ini memang produk premium, tetapi strategi kami tidak hanya menyasar kota besar. Pertumbuhan pasar estetika di Indonesia juga mulai terlihat di wilayah suburban, karena permintaan sudah ada,” jelas Marisa. Hal ini menunjukkan bahwa akses terhadap teknologi estetika semakin luas, dan klinik di berbagai daerah mulai mencari perangkat yang dapat memenuhi kebutuhan pasien dengan layanan premium.
Sementara itu, Andy Rahardja, Wakil Presiden idsMED Aesthetics Indonesia, mengungkapkan bahwa pihaknya terus menjaga ketersediaan perangkat dan aksesori XERF di tengah dinamika ekonomi global. “Kami harus memastikan ketersediaan dan stok di Indonesia. Sebagai distributor, kami bekerja sangat dekat dengan principal dan pabrikan untuk memenuhi kebutuhan klinik,” katanya.
(wk/timw)