Pesulap Merah Berikan Klarifikasi Terkait Tuduhan Pesugihan Sarwendah
Instagram/Pesulap Merah/Instagram
Selebriti

Pesulap Merah klarifikasi tudingan pesugihan yang melibatkan Sarwendah.

WowKeren - Pada 19 Mei 2026, Pesulap Merah, yang memiliki nama asli Marcel Radhival, memberikan klarifikasi terkait tuduhan pesugihan yang menyeret nama Sarwendah. Tuduhan ini muncul setelah video wawancara dengan kuncen Gunung Kawi menjadi viral di media sosial, di mana nama Sarwendah disebutkan dalam konteks yang meragukan.

Pesulap Merah menjelaskan bahwa kunjungannya ke Gunung Kawi bukan untuk membongkar praktik pesugihan, melainkan untuk memahami lebih dalam mengenai budaya dan kepercayaan yang ada di tempat tersebut. "Yang saya temukan di sana memang itu jatuhnya ritual atau ibadahnya orang-orang Kejawen ya dan itu situs-situs budaya dan juga ada lima tempat ibadah agama kayak gitu dan ya tempat liburan orang buat ngecek peninggalan-peninggalan zaman dulu aja gitu sih," ungkapnya dalam video wawancara yang diunggah oleh Cumicumi.

Dalam kesempatan itu, Pesulap Merah juga menyampaikan bahwa ia tidak memiliki niat buruk terhadap siapapun saat melakukan wawancara dengan kuncen tersebut. Ia mengaku terkejut ketika nama Sarwendah disebut tanpa sensor. "Iya betul. Banyak orang-orang terkenal yang datang ke situ dan saya juga luar biasa ya kaget karena disebutin semuanya tanpa disensor-sensor sama kuncennya. Saya juga enggak tahu benar atau enggak ya. Dan orang-orang terkenal ini datang memang untuk syuting film atau memang menjalankan ritual itu kan juga enggak tahu gitu," jelasnya.


Sementara itu, pihak kuasa hukum Sarwendah telah membantah tegas tuduhan bahwa kliennya terlibat dalam praktik pesugihan. Mereka menjelaskan bahwa Sarwendah memang pernah mengunjungi Gunung Kawi, namun kunjungan tersebut adalah untuk keperluan syuting podcast bersama Jordi Onsu, bukan untuk tujuan yang lain. "Menanggapi pemberitaan yang viral beberapa hari ini terkait dengan adanya nama klien kami disebut pesugihan di Gunung Kawi ya. Jadi perlu kami luruskan bahwa yang terjadi sebenarnya pada saat itu, sudah cukup lama video itu, kira-kira 2021, 2022 lah. Jadi pada saat itu memang ada syuting di podcast Kakak Beradik," ucap Simon Abraham, kuasa hukum Sarwendah.

Kuasa hukum lainnya, Chris Sam Siwu, menambahkan bahwa mereka sedang mempelajari video-video yang beredar, dan tidak menutup kemungkinan akan mengambil langkah hukum jika tudingan tersebut semakin menyebar. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya tuduhan tersebut bagi pihak Sarwendah, yang berusaha menjaga reputasinya di tengah situasi yang menghebohkan ini.

Berikut video yang diunggah oleh Pesulap Merah terkait klarifikasinya:

Dengan perkembangan ini, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam menyikapi berita-berita yang beredar di media sosial, terutama yang berkaitan dengan tuduhan serius seperti pesugihan. Kasus ini menjadi contoh bagaimana informasi dapat dengan cepat menyebar dan mempengaruhi reputasi seseorang tanpa adanya konfirmasi yang jelas.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait