Kylie Minogue berbagi cerita perjuangannya melawan kanker kedua dalam dokumenter terbarunya.
- Kamis, 21 Mei 2026 - 09:03 WIB
WowKeren - Kylie Minogue, diva pop asal Australia, mengungkapkan bahwa ia didiagnosis mengidap kanker untuk kedua kalinya pada awal 2021. Pengakuan ini disampaikannya dalam dokumenter terbarunya berjudul 'Kylie' yang dirilis di Netflix pada 20 Mei 2026. Sebelumnya, Minogue berhasil sembuh dari kanker payudara yang ia derita pada tahun 2005.
Dalam dokumenter tersebut, Kylie mengungkapkan bahwa ia memilih untuk menghadapi diagnosis keduanya secara privat, berbeda dengan perjuangan pertamanya yang menjadi sorotan publik. "Diagnosis kanker kedua saya terjadi pada awal 2021. Saya bisa menyimpannya untuk diri saya sendiri... Tidak seperti kali pertama," ungkapnya. Meskipun mengalami tantangan baru, ia merasa bersyukur bisa melewati fase sulit tersebut dan kembali fokus pada musik.
"Syukur lah, saya bisa melewatinya. Lagi. Dan semuanya baik-baik saja. Hei, siapa yang tahu apa yang ada di depan, tetapi musik pop memulihkan saya. Semangat saya untuk musik kini lebih besar dari sebelumnya," lanjutnya. Setelah menjalani pengobatan, pelantun hit 'Padam Padam' ini mengaku kesulitan untuk membagikan kabar tersebut kepada publik, bahkan setelah lagu pemenang Grammy 2023 itu sukses di pasaran.
Kylie menjelaskan bahwa ia tidak merasa wajib untuk memberi tahu dunia tentang kondisi kesehatannya. "Saya tidak merasa wajib memberi tahu dunia, dan sebenarnya saya tidak bisa melakukannya saat itu karena saya merasa seperti raga tanpa jiwa," ungkapnya, menambahkan bahwa ia sempat enggan keluar rumah akibat guncangan emosional yang dialaminya.
Dalam materi promosi dokumenternya, Minogue menegaskan bahwa keputusan untuk berbagi cerita tentang pengalamannya adalah pilihan pribadi. Ia berharap dengan berbagi, ia dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan. "Akan ada seseorang di luar sana yang mendapat manfaat dari pengingat lembut untuk melakukan pemeriksaan mereka... Deteksi dini sangat membantu dan saya sangat bersyukur bisa mengatakan bahwa saya sehat hari ini," tuturnya.
Kylie juga memberikan pesan motivasi bagi para pejuang kanker di luar sana agar tidak mengabaikan kesehatan mereka. "Ada begitu banyak orang yang menganggap kanker sebagai bagian dari hidup mereka, dan saya paham; Anda hanya ingin melanjutkan hidup dan melupakannya atau menepikannya. Namun, pemeriksaan itu sangat penting," katanya. Ia juga mengingatkan bahwa meskipun pemeriksaan kesehatan bisa menakutkan dan memicu trauma, hal tersebut sangat vital untuk dilakukan.
Kylie Minogue pertama kali didiagnosis kanker payudara pada Mei 2005 saat berusia 36 tahun. Diagnosis tersebut memaksanya untuk membatalkan sisa tur Showgirl dan mundur dari festival Glastonbury demi menjalani pengobatan intensif di Melbourne. Saat itu, dukungan dari figur publik seperti Elton John dan Perdana Menteri Australia, John Howard, mengalir deras untuknya. Namun, ia juga harus menghadapi tekanan dari media yang sangat agresif, yang membuat Premier negara bagian Victoria saat itu, Steve Bracks, memperingatkan jurnalis dan paparazzi mengenai undang-undang pelecehan dan privasi rekam medis.
Setelah dinyatakan bersih dari kanker, Minogue sempat membagikan fakta mengejutkan pada tahun 2008 bahwa ia awalnya sempat salah diagnosis di awal pemeriksaan. Setelah kesembuhan pertamanya, ia bangkit dengan album 'X' yang dirilis pada tahun 2007, yang mencetak tiga hit Top 10 di Inggris. Kylie juga sukses tampil di festival Glastonbury pada tahun 2019, yang menuai pujian luar biasa dari para kritikus.
(wk/timw)