Mel Gibson bagikan first look The Resurrection of the Christ usai syuting 134 hari di Italia. Sekuel Passion of the Christ ini mengalami penundaan rilis.
- Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00 WIB
WowKeren - Mel Gibson baru saja membocorkan tampilan perdana atau first look dari sekuel film epik religinya, The Resurrection of the Christ. Pengumuman ini sekaligus menandai bahwa proses syuting film yang dibagi menjadi dua bagian tersebut telah resmi selesai dilaksanakan.
Proses pengambilan gambar berlangsung selama 134 hari di sejumlah lokasi bersejarah di Italia, meliputi Roma, Bari, Ginosa, Craco, Brindisi, hingga Matera. Menariknya, seluruh rangkaian produksi ini berhasil rampung lebih cepat dari jadwal yang telah direncanakan sebelumnya. Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh Variety pada Kamis (21/5).
Di balik kabar gembira selesainya syuting, Mel Gibson justru mengumumkan perubahan jadwal rilis untuk kedua bagian film tersebut. The Resurrection of the Christ Part One yang semula dijadwalkan tayang pada 26 Maret 2027, kini dimundurkan menjadi 6 Mei 2027. Sementara itu, Part Two mengalami penundaan yang lebih signifikan, yaitu dari 6 Mei 2027 menjadi 25 Mei 2028.
Menariknya, perubahan jadwal ini bukan tanpa alasan. Kedua tanggal rilis baru tersebut sengaja disesuaikan dengan perayaan Hari Kenaikan Yesus Kristus ke Surga atau Ascension Day. Hal ini menunjukkan keseriusan Gibson dalam menyelaraskan momen penayangan film dengan narasi spiritual yang diangkat.
Menyusul selesainya proses pengambilan gambar, Mel Gibson menyatakan kepuasannya terhadap hasil kerja keras seluruh tim. Ia merasa berhasil membawa kisah kebangkitan Yesus ke layar lebar persis seperti yang ia bayangkan selama ini.
"Saya sangat berterima kasih kepada para pemeran dan kru luar biasa berbakat yang telah mencurahkan seluruh hati mereka ke dalam produksi ini. Bersama-sama, kami menciptakan sesuatu yang kuat," ujar Gibson dalam pernyataannya.
"Film ini mewakili bagian penting dari karya hidup saya, dan telah menuntut segalanya dari saya sebagai seorang pembuat film dan seniman. Ini jauh lebih dari sekadar film bagi saya. Ini adalah misi yang telah saya bawa selama lebih dari 20 tahun untuk menceritakan apa yang saya yakini sebagai kisah paling penting dalam sejarah manusia," tambahnya.
Jika The Passion of the Christ (2004) berfokus pada 12 jam terakhir sebelum penyaliban Yesus dengan dibintangi Jim Caviezel dan Monica Bellucci sebagai Maria Magdalena, maka sekuelnya kali ini akan berfokus pada peristiwa kebangkitan Yesus Kristus. Gibson sebelumnya sempat menggambarkan naskah sekuel yang ia tulis bersama Randall Wallace seperti sebuah perjalanan intens yang menyerupai "acid trip" dan mengaku belum pernah membaca skenario dengan pendekatan sekreatif itu sebelumnya.
Untuk jajaran pemain utama, karakter Yesus dan Maria Magdalena kini diperankan oleh aktor baru, yakni Jaakko Ohtonen dan aktris Mariela Garriga. Mereka akan beradu peran dengan deretan aktor lainnya seperti Pier Luigi Pasino, Kasia Smutniak, Riccardo Scamarcio, dan Rupert Everett.
Sebagai informasi, The Passion of the Christ (2004) memegang rekor sebagai film dengan rating R (dewasa) terlaris sepanjang sejarah di pasar domestik Amerika Serikat dengan pendapatan mencapai US$370 juta. Rekor tersebut bertahan lama sebelum akhirnya digeser oleh Deadpool & Wolverine pada 2024 yang meraup US$636 juta. Meski demikian, film garapan Gibson itu tetap tercatat sebagai salah satu film independen terbesar di dunia yang berhasil mengantongi pendapatan global hingga US$610 juta dari bujet produksi yang hanya US$30 juta.
Langkah Gibson menggarap sekuel epik ini menjadi momentum krusial untuk mengembalikan aksi penyutradaraannya setelah kariernya sempat meredup akibat rangkaian kontroversi pribadi di luar layar lebar. Tahun lalu, Gibson kembali mengarahkan film studio pertamanya dalam delapan tahun terakhir lewat film thriller berlatar pesawat berjudul Flight Risk yang dibintangi Mark Wahlberg. Sebelum proyek tersebut, Gibson dikenal lewat karya-karya penyutradaraan legendaris peraih penghargaan, seperti Hacksaw Ridge, Braveheart, dan Apocalypto.
(wk/timw)