Mendiang Ozzy Osbourne akan dihadirkan kembali dalam bentuk avatar AI, kata Jack Osbourne.
- Rabu, 27 Mei 2026 - 08:02 WIB
WowKeren - Mendiang Ozzy Osbourne, vokalis legendaris dari band Black Sabbath, akan dihadirkan kembali dalam bentuk avatar berbasis kecerdasan buatan (AI). Pengumuman ini disampaikan oleh putranya, Jack Osbourne, bersama ibunya, Sharon Osbourne, saat menghadiri Licensing Expo di Las Vegas pada 20 Mei 2026. Keluarga Osbourne bekerja sama dengan perusahaan teknologi Hyperreal untuk menciptakan avatar digital yang dapat berbicara, bergerak, dan merespons penggemar seperti mendiang musisi asal Inggris tersebut.
“Agak menyeramkan karena hasilnya sangat akurat,” ujar Jack Osbourne. Ia menambahkan bahwa Ozzy akan tetap eksis secara digital selama teknologi komputer masih ada. Menurut informasi dari Hyperreal, avatar AI Ozzy dijadwalkan untuk mulai muncul melalui layar interaktif berukuran manusia di Amerika Serikat dan Inggris mulai akhir musim panas 2026.
Namun, proyek ambisius ini langsung mendapatkan kritik dari sejumlah penggemar di media sosial. Beberapa di antara mereka berpendapat bahwa penggunaan AI untuk merepresentasikan Ozzy adalah langkah yang terlalu komersial dan dianggap tidak menghormati warisan sang legenda musik. Ozzy Osbourne sendiri meninggal dunia pada Juli 2025 di usia 76 tahun, dan banyak penggemar merasa bahwa warisan musiknya seharusnya bisa berbicara sendiri tanpa perlu ada intervensi teknologi.
Sejumlah komentar di media sosial menyebut bahwa proyek ini seolah “menahan Ozzy tetap hidup secara digital demi keuntungan” dan mempertanyakan mengapa keluarganya tidak membiarkan warisan musik Ozzy berbicara sendiri. Menanggapi kritik tersebut, Jack Osbourne memberikan pembelaan melalui siaran langsung di YouTube. “Yang kami lakukan akan sangat tasteful. Ini tidak akan terasa murahan,” tegas Jack.
Ia juga menjelaskan bahwa teknologi yang digunakan untuk menciptakan avatar ini sangat kompleks. “Ini bukan sekadar menghubungkan gambar ayah saya ke ChatGPT. Teknologi yang digunakan sangat tinggi dan hasilnya akan terasa nyata,” tambahnya. Jack juga mengungkapkan bahwa ide untuk menciptakan avatar ini sebenarnya pernah dibicarakan langsung dengan Ozzy sebelum sang musisi meninggal dunia.
“Kami pernah membahas hal seperti ini sebelum ia meninggal. Saya tahu ayah saya pasti akan menyukai ide ini,” ungkapnya. Selain pengembangan avatar AI, keluarga Osbourne juga telah mengonfirmasi bahwa festival musik Ozzfest kemungkinan besar akan kembali digelar pada 2027 setelah vakum hampir satu dekade.
(wk/timw)