Empat member FIFTY FIFTY mengaku jika pendaftaran merk dagang dilakukan oleh orangtua mereka tanpa persetujuan mereka dan saat ini tengah mengalami tekanan.
'Barbie Dreams' menampilkan rapper Kaliii yang sedang naik daun. Lagu ini adalah lagu pop elektrik yang menyenangkan dan menarik, cocok untuk didengarkan selama musim panas.
Mantan pelatih idol In Ji Woong mengatakan tak semua agensi kecil sanggup berinvestasi sebesar Attrakt. Ia juga berkata FIFTY FIFTY berpotensi bisa seperti BTS andai tak dibutakan keserakahan.
Jeon Hong Joon, pada saat skandal intimidasi grup K-pop generasi pertama Sharp pada tahun 2002, menjadi sosok berdiri di sisi Lee Ji Hye selama konferensi pers dan mengungkapkan kebenaran.
Pada 6 Juli, Star News Korea melaporkan bahwa mereka telah menghubungi produser yang diperangi tentang tuduhan yang sedang berlangsung yang dibuat dalam laporan Dispatch.
Saat Attrakt mendaftarkan merek dagang FIFTY FIFTY pada 19 Juni, para member juga mengajukan perintah ke Pengadilan Distrik Pusat Seoul untuk menangguhkan kontrak eksklusif mereka dengan agensi tersebut.
Menyusul konflik mereka, CEO ATTRAKT mengungkap 4 member FIFTY FIFTY tinggal di apartemen 3 kamar tidur di Gangnam. Kelayakan dorm pelantun 'Cupid' itu dibandingkan dengan girl grup dari sesama agensi kecil.
Konflik internal seputar FIFTY FIFTY pertama kali diketahui dunia luar pada 23 Juni. Agensi mengungkapkan perawatan bedah salah satu member karena kesehatan yang memburuk dan mengumumkan penangguhan aktivitas.
Sebelumnya pada bulan Mei, FIFTY FIFTY dikabarkan akan merilis lagu berjudul 'Barbie Dreams' untuk soundtrack film Hollywood yang sangat dinantikan 'Barbie' dan dijadwalkan untuk syuting video musik untuk lagu tersebut juga.
Outlet berita melaporkan bahwa FIFTY FIFTY telah kehilangan banyak kesempatan dengan serangkaian jadwal dibatalkan sehubungan dengan perseteruan mereka dengan label mereka ATTRAKT.
CEO ATTRAKT menuai simpati dari netizen usai member FIFTY FIFTY menuntut pembatalan kontrak dan berbohong tentang dirinya. Selain itu, ia juga telah ditipu oleh produser 'Cupid', Ahn Sung Il.
Memang benar Ahn Sung Il memilih permata dari tumpukan 2.000 lagu, dan ia juga orang yang paling diuntungkan dari 'Cupid'. Dispatch dapat menemukan perincian yang tepat dari pemegang hak cipta untuk 'Cupid'.
Menyusul kesuksesan grup tersebut dengan 'Cupid', muncul dugaan bahwa CEO The Givers, Ahn Sung Il, adalah pihak ketiga yang mencoba mengambil FIFTY FIFTY dari ATTRAKT.
Kini kisah viral TikTok FIFTY FIFTY dulunya adalah kisah yang hanya dibagikan di antara orang-orang di industri ini terungkap dimana sang CEO menginvestasikan 8 miliar won dan membayar promosi di TikTok.
Kabar perseteruan tersebut datang sebagai kekecewaan besar bagi para penggemar di seluruh dunia karena girl grup rookie yang sedang naik daun ini kini menghadapi masa depan yang tidak pasti.
Nama FIFTY FIFTY melejit berkat lagu 'Cupid' yang menjadi viral di mana-mana. Di tengah konflik yang bergulir, agensi ATTRAKT melaporkan penulis lagu hits tersebut.
Beberapa waktu terakhir ATTRAKT membeberkan masalah internalnya terkait FIFTY FIFTY baik dari kontrak maupun hak cipta 'Cupid'. Kini terungkap bahwa keempat member FIFTY FIFTY sudah mengajukan gugatan.