Gara-Gara Parfum, Britney Spears Dituntut 10 Juta Dollar
Selebriti

Britney dinilai telah memotong komisi 35 persen dari keuntungan penjualan parfum Radiance, yang masih menjadi hak Brand Sense Partner, LLC.

WowKeren - Kegembiraan Britney Spears setelah merilis album "Femme Fatale" sedikit ternoda. Penyanyi berusia 29 tahun ini terjebak dalam persoalan hukum. Ia dan ayahnya, Jamie Spears, dituntut 10 juta dollar oleh mantan rekan bisnis mereka, Brand Sense Partner, LLC., yang diajukan ke Pengadilan Tinggi Los Angeles, Rabu 30 Maret.

"Britney diam-diam membuat kesepakatan yang terpisah dengan Elizabeth Arden untuk menghindari kewajibannya kepada Brand Sense," bunyi dokumen pengadilan seperti dilansir secara eksklusif RadarOnline. "Perbuatan Britney tidak benar dan ilegal karena memotong komisi Brand Sense dari kesepakan bersama Elizabeth Arden."

Tahun lalu, Brand Sense dan Britney telah membicarakan kembali kesepakatan awal yang mereka buat 2003. Brand Sense mengklaim Britney sudah menandatangani perjanjian memberikan 35 persen keuntungan dari setiap parfum merek Britney Spears yang dijual oleh perusahaan kecantikan raksasa Elizabeth Arden.


"Tapi Tuan (Jamie) Spears mengeluh bahwa komisi itu terlalu tinggi," demikian tambahan klaim dokumen tuntutan tersebut. "Britney tidak mau membayarnya."

Pelantun "Baby One More Time" ini dianggap membelot karena membuat perjanjian rahasia dengan Elizabeth Arden senilai 15 juta dolar setahun atas parfum terbarunya dengan merek Radiance. Kesepakatan dengan Elizabeth Arden menetapkan bahwa royalti dikirim langsung ke Britney. Namun rinciannya baru terlihat ketika Elizabeth Arden mengirim surat kepada Britney dan Brand Sense, 16 Februari, di mana terdapat laporan revisi royalti, tapi tidak termasuk parfum Radiance.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait