Dalam daftar yang dirilis Forbes itu, GaGa unggul tiga tingkat dari Oprah dengan berada di peringkat 11.
- Tim WowKeren
- Kamis, 25 Agustus 2011 - 15:44 WIB
WowKeren - Walau keluar dari daftar 10 besar, Lady GaGa meraih sukses dalam daftar 100 Wanita Paling Berpengaruh 2011 versi Forbes. Tahun ini, GaGa berhasil mengalahkan Oprah Winfrey di daftar tersebut.
Pelantun single "You and I" ini menduduki peringkat 11, tiga tingkat lebih unggul dari Oprah yang menghuni peringkat 14. Namun, kedua selebriti terkenal itu sama-sama turun dibandingkan tahun lalu. Sebelumnya GaGa menduduki peringkat ketujuh. Sementara Oprah masuk daftar lima besar dengan menghuni peringkat ketiga.
Selain mengalahkan Oprah, GaGa juga menjadi artis yang lebih berpengaruh dibandingkan Beyonce Knowles (18), Angelina Jolie (29) dan supermodel Gisele Bundchen (60). Adapun peringkat pertama di daftar 100 Wanita Paling Berpengaruh 2011 ini ditempati oleh konselor Jerman Angela Merkel disusul oleh Hillary Clinton dan Presiden Brazil Dilma Rouseff.
Berikut ini daftar 20 besarnya:
- Angela Merkel, Konselor Jerman
- Hillary Clinton, Sekretaris Negara Amerika Serikat
- Dilma Rousseff, Presiden Brazil
- Indra Nooyi, Chief Executive PepsiCo.
- Sheryl Sandberg, COO Facebook
- Melinda Gates, istri Bill Gates sekaligus salah satu penggagas Bill & Melinda Gates Foundation
- Sonia Gandhi, Presiden Kongres Partai Nasional India
- Michelle Obama, Ibu Negara Amerika Serikat
- Christine Lagarde, Managing Director International Monetary Fund
- Irene Rosenfeld, CEO Kraft Foods
- Lady GaGa, Penyanyi
- Jill Abramson, Editor Eksekutif New York Times
- Kathleen Sebelius, Menteri Kesehatan dan Layanan Masyarakat Amerika Serikat
- Oprah Winfrey, Tokoh Media
- Janet Napolitano, Menteri Keamananan Dalam Negeri Amerika Serikat
- Susan Wojcicki, Senior Vice President Advertising Google
- Cristina Fernandez, Presiden Argentina
- Beyonce Knowles, artis dan perancang busana
- Georgina Rinehart, jutawan tambang di Australia
- Cher Wang, salah satu pendiri dan anggota dewan direksi HTC Corp.