Farhat mengkritisi insiden pesepeda menghadang konvoi moge serta mengungkap pandangannya soal kemerdekaan.
- Tim WowKeren
- Senin, 17 Agustus 2015 - 10:47 WIB
WowKeren - Farhat Abbas kembali menjadi sorotan. Disaat masyarakat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70, Farhat ternyata sempat melontarkan kritik.
Rupanya, mantan suami Nia Daniati tersebut menyindir pengendara sepeda yang menghadang konvoi moge. Dari kicauannya, Farhat terkesan membela para bikers moge yang ikut Indonesia Bike Week di Yogyakarta tersebut.
"Aksi berani berdiri di lampu merah sama aja dengan menggali kuburan sendiri," kata Farhat di Twitternya. "Rata-rata pemilik motor gede adalah orang2 yg byk menciptakan lapangan kerja & pendapatan bagi banyak orang2 miskin,mari kita hargai mrk."
"Yang mengganggu pengendara di jalan justru sepeda, makanya sepeda harus ada jalur khusus dan waktu tertentu," tuturnya. "Mungkin sakit hati ama pacarnya yang lebih memilih moge daripada sepedanya."
Seorang followers kemudian memberikan masukan atas celetukan Farhat. "Di kota jogja ada jalur khusus sepeda om, tempat berhentinya kotak khusus didepan kendaraan lain," jawab @esonAFC. "Maksud gue, di jalur yang berlampu merah, sepeda dilarang melintas saja, karena rawan kecelakaan, alias ditabrak," timpal Farhat.
Selain soal pengendara vs konvoi moge, Farhat juga membahas tentang makna kemerdekaan. " Terkadang kemerdekaan harus menyesuaikan pada tempat dan bangsanya. Pikiran boleh merdeka, tapi perbuatan kita masih dibatasi undang-undang dan peraturan2 yg mengekang dan membatasi kemerdekaan manusia. #DirgahayuRI70," tulis Farhat.
(wk/)