Crane Roboh di Masjidil Haram Tak Hentikan Korban Jamaah Haji Beribadah
Dunia

Sebagai informasi, hingga kini ada 16 orang jemaah luka berat dan dirawat di Rumah Sakit An Nur.

WowKeren - Insiden yang terjadi pada Jumat, 11 September, di Masjidil Haram, telah menyebabkan banyak korban luka dan tewas. Namun bagi korban yang hanya terluka, mereka tak perlu khawatir tak bisa meneruskan ibadah.

Ini karena Panitia Penyelenggara Ibadah Haji akan membantu 31 korban jemaah Indonesia yang terluka. "Panitia akan terus membantu kesempurnaan ibadah jemaah. Sama seperti jemaah haji yang berhalangan sakit lainnya," jelas Konsul Jenderal Indonesia di Jeddah, Dharmakirty pada Tempo, Sabtu (12/9).

Kini, jemaah haji Indonesia berada di pemondokan Mekah untuk melaksanakan ibadah permulaan. Selanjutnya, jemaah akan berpindah ke Arafah pada 23 September mendatang.


"Untuk yang luka berat di kaki akibat crane jatuh akan dibantu diberangkatkan ke Arafah," lanjut Dharma. "Begitu juga nanti pada saat melempar jumrah. Proses ibadah jalan terus. Begitu pula bagi jemaah yang tiba menjalankan haji tamattu (haji yang didahului umrah), kan ada tawafnya. Walau terkena musibah, akan terus kami bantu agar sempurna."

Sebagai informasi, hingga kini ada 16 orang jemaah luka berat dan dirawat di Rumah Sakit An Nur. Sementara itu, 14 orang lainnya dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia di Mekah karena luka ringan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait