Sebuah permainan cahaya laser hiasi langit malam kota New York tepat di atas gedung tempat World Trade Centre dulunya berdiri megah.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 12 September 2015 - 15:25 WIB
WowKeren - Di hari Jumat, 14 tahun silam, empat buah pesawat sipil dibajak oleh sekelompok teroris dan menewaskan 2.977 ribu jiwa. Peristiwa pada 11 September tersebut lantas dikenal sebagai salah satu hari terkelam dalam sejarah Amerika Serikat.
Untuk mengenang mereka yang telah tiada serta mengingatkan bangsa Amerika dan dunia akan tragedi kelam tersebut, Presiden Barack Obama meminpin seluruh stafnya di halaman Gedung Putih untuk mengheningkan cipta, Jumat (11/9). Dalam acara tersebut semua tampak begitu khidmat membacakan doa untuk seluruh korban yang meninggal.
Tak hanya Gedung Putih saja yang memperingati peristiwa mengerikan tersebut, namun juga warga Amerika sendiri. Sebuah permainan cahaya laser yang dinamakan "Tribute in Light", menghiasi langit kota New York tepat di atas gedung tempat dulunya World Trade Centre berdiri megah.
Di hari yang sama pula tagar #remember911 juga menjadi topik hangat di dunia maya. "14 tahun setelah serangan teroris 11/9, kita mengenang apa yang kita hadapi. Kami bangga pada semua yang telah membuat kami aman. Kita akan sangat kuat ketika kita berdiri bersama," kicau Obama di akun Twitter pribadinya.
14 years after the terrorist attacks of 9/11, we honor those we lost. We salute all who serve to keep us safe. We stand as strong as ever.
— President Obama (@POTUS) September 11, 2015
Sementara itu, peristiwa 11 September dimulai dengan dua pesawat yang menabrak menara kembar World Trade Centre di New York. Kemudian disusul dengan pesawat ketiga yang menabrak Pentagon di luar Washington serta pesawat keempat yang mendarat di lapangan kosong di Pennsylvania.
(wk/)