3 bayi meninggal dalam sepekan akibat kabut asap, banyak netter yang menunjukkan kemarahannya.
- Tim WowKeren
- Selasa, 13 Oktober 2015 - 14:48 WIB
WowKeren - Bencana kabut asap yang dialami Indonesia saat ini sepertinya semakin mengkhawatirkan saja. Sudah banyak korban berjatuhan akibat kualitas udara yang buruk di wilayah Sumatra dan Kalimantan tersebut.
Balita dan anak-anak merupakan korban yang paling menderita dikarenakan asap tebal ini. Sebelumnya sempat diberikan jika ada satu lagi bayi yang menjadi korban kabut asap bernama Latifah Ramadani (15 bulan).
Bukan hanya Latifah, dalam sepekan ini saja ada 3 bayi yang meninggal karena penyakit pernapasan akut. Sementara itu, masih banyak balita dan orang dewasa lain yang harus dirawat karena menderita infeksi saluran pernafasan akut (ISPA).
Kabar buruk tersebut langsung saja mendapat tanggapan beragam dari netter. Mereka mengutuk para pembakar lahan dan juga pemerintah yang dianggap lamban dalam mengatasi permasalahan ini.
"Yang bakar hutan ini sungguh celaka, masukan saja ke neraka jahanam. Menyengsarakan orang saja," kecam salah satu netter. "Sungguh biadab, pemerintah harus tindak tegas para pembakar hutan. Harus ada hukuman yang membuat efek jera," tulis yang lain.
Banyak juga netter yang mengungkapkan bela sungkawanya terhadap keluarga korban. "Semoga keluarga diberi ketabahan," tulis salah satu netter. "Wahai negara, bela anak-anak lain. Jangan sampai ada korban berikutnya," harapan yang lain.
Hingga saat ini pemerintah Indonesia sedang berupaya melakukan investigasi terhadap kasus kabut asap tersebut. Beberapa perusahaan asing dikabarkan menjadi menjadi pihak yang bertanggung jawab atas bencana ini.
Bencana kabut asap yang dialami Indonesia saat ini dinilai yang paling parah sepanjang sejarah. Demi mengatasi permasalah itu, banyak negara-negara lain yang menawarkan bantuannya.
(wk/)