Heboh pesan berantai yang menyarankan menaruh baskom air garam di depan rumah, BNPB mengungkap kebenarannya.
- Tim WowKeren
- Jumat, 23 Oktober 2015 - 09:24 WIB
WowKeren - Kabut asap yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan semakin meresahkan saja. Berbagai cara dilakukan agar bisa segera memadamkan kebakaran yang terjadi di wilayah tersebut.
Baru-baru ini publik sedang dihebohkan dengan broadcast message yang mengajarkan cara "memancing" hujan untuk mengurangi kabut asap. Dalam pesan tersebut disarankan agar setiap orang menaruh baskom berisi air dan garam di depan rumah.
Disebutkan jika cara tersebut akan menciptakan banyak uap air di udara. Hal tersebut akan mempercepat kondensasi menjadi butir air pada suhu yang makin dingin di udara dan mempercepat turunnya hujan.
Penyebar pesan tersebut mengklaim bahwa saran itu diberikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Indonesia. Ia bahkan mengajak orang-orang untuk melakukannya secara serempak.
Namun, Kepala Pusdatin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengungkap hal tersebut tidak benar. "Ini adalah informasi yang menyesatkan," ujarnya.
Menurut Sutopo, untuk membentuk uap air hingga terkondensasi diperlukan massa uap air yang banyak. Air dari lautan saja tidak serta merta membuat hujan, apalagi hanya dari penguapan air asin dari ember. Dinamika atmosfer juga menjadi faktor yang menentukan hujan di suatu wilayah.
Pihaknya juga menambahkan jika pesan tersebut hanyalah hoax. "Untuk itu tidak usah ikut menyebarkan berita tersebut," ujar Sutopo.
(wk/)