Bertambah Lagi, Bayi 4 Bulan Meninggal Akibat Kabut Asap
Nasional

Bayi berusia empat bulan tewas akibat penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

WowKeren - Kabut asap yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan sudah mulai menipis karena hujan beberapa hari ini. Namun, masih banyak korban yang belum sepenuhnya sembuh akibat terlalu lama menghirup udara dengan kualitas yang buruk.

Tidak hanya yang dirawat, kabut asap juga menelan sejumlah korban tewas. Baru-baru ini, bertambah satu lagi bayi dari Palembang yang harus meregang nyawa akibat kabut asap.

Bayi berusia empat bulan bernama Bilfaqi Arka Altez itu meninggal akibat penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Erwin, sang ayah mengaku, anaknya mengalami sesak napas sejar sepekan terakhir.


"Dirawat cuma sehari. Dokter bilang memang kena ISPA," ujar Erwin. "Habis Maghrib kemarin anak saya meninggal."

Meski merasa sedih, keluarga Bilfaqi mengaku mengikhlaskan kepergian bayi mungil tersebut. "Kami merasa kehilangan. Tapi kami ikhlas ditinggalkan almarhum," ujar Erwin.

Meninggalnya Bilfaqi ini menambah daftar bayi yang menjadi korban kabut asap. Hingga sekarang sudah ada lima bayi yang tewas dalam bencana ini.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!