Pesawat Kolavia Flight Milik Rusia dengan 220 Penumpang Jatuh di Mesir
Dunia

Tim SAR berharap dapat menemukan korban yang selamat, terlebih sempat terdengar ada suara orang yang sedang kesakitan dari dalam pesawat.

WowKeren - Kabar mengejutkan kembali datang dari dunia penerbangan. Perdana Menteri Mesir Sherif Ismail baru saja menyatakan kalau pesawat komersial milik Rusia diketahui jatuh di kawasan Sinai, Mesir. Kini, komite krisis pusat telah dibentuk untuk menangani insiden tersebut.

Menurut sumber Air Traffic Control (ATC) Rusia dan Mesir, pesawat Rusia yang membawa 220 penumpang tersebut hilang dari radar. Pesawat komersial Rusia tipe Airbus A320 ini dinyatakan hilang tak lama usai meninggalkan Mesir dan melakukan kontak dengan ATC Turki.

"Pesawat Kolavia Flight dengan nomor penerbangan 7K9268 hilang dari radar 23 menit setelah lepas landas di bandara," ucap Sergey Izvolskiy. "Pesawat ini membawa 212 penumpang dan 7 kru pesawat."


Sementara itu, tim SAR melaporkan kalau saat ini mereka sudah menemukan puing pesawat dan melihat keadaan di dalamnya. Sebanyak 100 jenazah sudah diangkat, sedangkan sisanya masih berada di bangkai pesawat.

"Aku sekarang sedang menyaksikan keadaan yang sangat tragis. Banyak yang tewas tergeletak di tanah dan beberapa ada yang tewas di kursi pesawat," kata petugas SAR yang tak ingin disebutkan namanya ini. Pesawat juga diketahui ditemukan dalam keadaan terbelah dua.

"Ada satu bagian dalam pesawat berisi penumpang yang masih diupayakan oleh tim SAR untuk masuk ke dalamnya," imbuhnya. "Kami berharap dapat menemukan korban selamat, terlebih setelah mendengar seperti suara orang sedang kesakitan dari dalam sana."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!