Pengacara Nanda Persada mengungkap kalau SMS itu bernada ancaman untuk membongkar aib jika tak ada tanggapan.
- Tim WowKeren
- Kamis, 04 Februari 2016 - 13:11 WIB
WowKeren - Motif pemerasan masih jadi pembahasan tim kuasa hukum Indra Bekti. Menurut pengacara Indra, Nanda Persada, ia sempat mendapat SMS dari pria diduga Reza Pahlevi yang belakangan menuduh kliennya melakukan pelecehan seksual.
Awalnya, pesan singkat tersebut seolah menantang pihak Indra untuk memberikan tanggapan. Namun, Nanda cs tak mau gegabah.
"Sebelum si RP lapor, saya dapat SMS dari pria yang diduga RP," ujar Nanda. "Dia bilang dikejar-kejar wartawan supaya ngomong kasus IB. Saya enggak tanggapi. Eh dia SMS berkali-kali."
Merasa diabaikan, pihak diduga Reza akhirnya membuat laporan ke polisi. Inilah yang membuat tim Indra yakin kalau ada motif terselubung.
"Saya cuekin, ternyata dia bilang, 'Oh gak ada tanggapan, tunggu saja tanggal mainnya'," kata Nanda menirukan bunyi pesan singkat itu. "Ini saya dapat setelah ada kasus ini, pokoknya setelah si Gigih lapor, dia muncul tuh SMS saya. Jelas ini memang saling korelasi dengan tujuannya mau memeras."
(wk/)