Penulis Buku 'La Tahzan' Ditembak di Filipina, Netter Syok
Nasional

Lima pengawal dikabarkan tewas dalam tragedi tersebut.

WowKeren - Cendekiawan sekaligus penulis buku "La Tahzan", Aaidh ibn Abdullah al-Qarni, belum lama ini dilarikan ke rumah sakit usai ditembak orang tak dikenal di kota Zamboanga, Filipina pada Selasa (1/3) malam waktu setempat. Peristiwa tersebut tentu langsung membuat para netter khususnya penggemar buku "La Tahzan" langsung heboh.

Dilansir Arab News pada Rabu (2/3), lima penjaga al-Qarni dinyatakan tewas dalam baku tembak tersebut. Salah seorang pejabat keagamaan dari Kedutaan Besar Arab Saudi di Manila, Syekh Turki Assaegh, juga ikut tertembak dan dilarikan ke rumah sakit.


Juru bicara kepolisian Manila, Inspektur Senior Helen Galvez, mengaku sedang menyelidiki kasus penembakan tersebut. Hingga saat ini masih belum diketahui pasti bagaimana pelaku bisa membawa senjata ke Universitas Mindanao hingga menembak al-Qarni.

Sementara itu, tak sedikit netter yang terkejut dengan kabar penembakan tersebut. Sebagian netter pun langsung ikut mendoakan kondisi al-Qarni.

"Innalillahi, semoga baik-baik saja," tulis salah seorang netter. "Ini penulis itu? Waduh, kok bisa?" tambah netter lainnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait