Unggah Foto Bareng Fakhrul Razi, Curhatan Rina Nose Bikin Hati Teriris
Selebriti

Berikut curahan hati Rina tentang hubungannya dengan Fakhrul yang sempat dianggap sebagai settingan.

WowKeren - Jalinan asmara Fakhrul Razi dan Rina Nose telah kandas di tengah jalan. Sempat dikabarkan akan menikah, Fakrul dan Rina justru mengurungkan niat baik tersebut. Hubungan Fakhrul dan Rina pun disebut-sebut hanya sebagai gimmick hingga settingan demi mendongkrak rating acara televisi yang dipandunya.

Seolah lelah dengan tuduhan tersebut, Rina belum lama ini mengunggah kembali foto dirinya bersama Fakhrul. Di bagian keterangan foto, Rina menuliskan deretan kalimat panjang demi mencurahkan isi hatinya.

Menurut Rina, ia telah terbiasa dengan rasa sakit hati yang dialaminya. Karena itu, bukan hal yang sulit bagi Rina untuk mengatasi patah hatinya saat berpisah dengan Fakhrul.

Seperti apa curahan hati Rina tersebut? Berikut kami hadirkan untuk anda:


Mereka yang menyebutmu si pembuat masalah, si pemberi harapan palsu dan si pengingkar janji, dan mereka menyebutku si bodoh yang terjerat cinta buta tak bisa lepas darimu, lalu sebagian menyebut kita bersandiwara bersama membohongi publik, begitu pula yang ramai bersatu membela kita, apa yang mereka lihat tentang kita hanyalah sebatas permukaan air laut yang ombaknya besar, tapi dalam nya tidak mereka selami. Apa yang mereka dengar tentang kita hanyalah sebatas pucuk daun teringgi diantara pohon besar yang akar nya tidak mereka gali. Padahal kamu hanyalah sebagian kecil saja dari rasa sakitku. Sedangkan aku telah melewati banyak rasa sakit yang lebih pilu sebelum olehmu. Aku sudah pernah tertawa di hadapan umum tapi menangis ketika sendiri, sebelum adanya kamu. Aku sudah pernah membohongi diriku sendiri sebelum adanya kamu. Aku sudah pernah berkali2 gagal dalam banyak hal sebelum adanya kamu. Maka saat ini hatiku memang berada di tahap biasa-biasa saja, aku telah mampu mengatasi rasa sakit itu dengan cepat karena aku pernah berhasil mengatasi kesakitan yang lebih dari itu. Aku yang melawan pikiranku sendiri. Kini, tidak ada rasa malu, tidak ada penyesalan, tidak ada amarah, tidak ada dendam, berkat introspeksi diri, serta keikhlasan dan rasa syukur. Apabila aku (seorang anak) saja telah mampu mengikhlaskan banyak kegagalan dan kepedihan, artinya level keikhlasan orang tuaku, sudah lebih dari itu.

A photo posted by Rina Nose (@rinanose16) on

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait