Terapi seperti apa yang dilakukan warga New York atas kekecewaan mereka atas terpilihnya Trump sebagai Presiden baru Amerika?
- Tim WowKeren
- Selasa, 15 November 2016 - 10:44 WIB
WowKeren - Terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden baru tidak membuat semua masyarakat Amerika bahagia. Berbagai macam demo hingga protes online viral menunjukkan Trump tidak dikehendaki menjadi Presiden baru Amerika. Meski demikian, warga Amerika harus menghadapi kenyataan tersebut.
Menumpahkan frustasi dan kekecewaan mereka terhadap Trump, warga New York ramai-ramai curhat massal di stasiun kereta Union Square, Manhattan. Siapapun bisa menuliskan perasaan mereka di kertas note warna-warni yang kemudian ditempelkan ke dinding stasiun.

Aksi curhat di note warna-warni itu difasilitasi oleh artis Brooklyn, Matthew Chavez (28) atau Levee. Levee menyebut aksinya itu dengan "Subway Therapy". Hingga kini, sudah lebih dari 1.500 warga yang menuliskan perasannya di sana. Berbagai macam komentar hingga sumpah serapah diarahkan ke Trump sebagai Presiden mereka.
"Saya rasa warga terlalu panas untuk melakukan pembicaraan kongkrit, mereka tak ingin berbicara dengan orang lain, mereka hanya butuh tempat untuk melampiaskan emosinya," kata Chavez menjelaskan maksud ide terapinya. "Mungkin dengan itu mereka bisa merasa lebih baik, dan lalu melanjutkan harinya."
(wk/)