So Sweet, Inilah 7 Tanda Hubunganmu Capai Level Relationship Goals
SerbaSerbi

Merasa sudah bahagia dengan kekasihmu? Berikut tanda kalian memang sulit dilepaskan.

WowKeren - Beberapa saat belakangan muncul hashtag #relationshipgoals di media sosial. Fenomena media sosial yang memunculkan banyak sosok "idola" baru bagi para remaja belakangan ini berkaitan erat dengan terbentuknya pola pikir para pasangan tentang makna relationship goals. Hashtag ini belakangan ramai dikomentari dan bikin iri karena dipenuhi dengan mereka yang pamer kemesraan, travelling ke tempat-tempat romantis di berbagai penjuru dunia bersama pacar tercinta atau menggelar sebuah pesta pernikahan yang mewah. Apakah kamu salah satunya?

Hati-hati, apa yang terlihat nggak selalu sama dengan kondisi nyata. Sebuah hubungan asmara bisa disebut mencapai relationship goals ketika hubungan tersebut stabil dan ada koneksi kuat antara kamu dengan pasangan. Ya, hubungan itu jauh lebih penting daripada apa yang kamu posting di Facebook atau Instagram. Berikut tanda-tanda hubunganmu dengan dia telah mencapai level relationship goals:

Nggak Paranoid

Saat menelepon pasangan dan ponselnya mati, kamu nggak paranoid. Memang tingkat perselingkuhan zaman sekarang sangat tinggi, ponsel mati bisa menjadi sesuatu yang mencurigakan. Tapi sekali membangun kepercayaan, kamu nggak perlu lagi buang waktu memikirkan hal-hal remeh seperti kenapa pasangan nggak mengangkat telepon, ada pesan teks masuk dari siapa dan sebagainya.

Semakin dewasa hubungan kamu dan dia nggak akan membuatmu gampang khawatir. Apalagi hingga paranoid dan kekanak-kanakan pada kekasihmu ketika dia nggak kunjung menjawab pesanmu. Kamu akan lebih memahami dia dan memberikan waktu padanya.

Nggak Cemas Ketika Ada Jarak

Kamu atau pasangan harus pergi ke luar kota beberapa hari. Nggak ada yang perlu dicemaskan dari hubungan itu. Walaupun kamu dan pasangan terpisah jarak dan harus gigit jari menahan rindu tapi itu bukanlah kiamat. Justru selalu bersama-sama dan punya tingkat ketergantungan terlalu tinggi dengan pasangan nggak terlalu baik. Sekali-kali, penting untuk punya ruang sendiri dan memberi ruang gerak pada pasangan.

Apa salahnya sih hubungan dengan jarak jauh? Toh itu hanyalah sebentar. Bukankah dengan dia yang berada jauh kamu bisa lebih dekat dengan teman atau keluargamu? Kamu juga bisa puas-puasin bersenang-senang tanpa dirinya.

Nggak Masalah Bertengkar dengan Dia

Bertengkar tanpa harus merasa hubungan menuju ke ujung tanduk. Pada awal jadian, wajar jika pasangan yang saling bertengkar bisa berarti mengarah ke putus dalam hitungan hari. Tapi setelah hubungan terjalin beberapa waktu, nggak perlu lagi cemas bakal putus kalau sampai bertengkar. Adu argumentasi dalam hubungan adalah hal yang wajar. Justru, memendam ketidakpuasan demi menghindari konfrontasi, itu yang nggak sehat.

Semakin lama menjadi hubungan dengan dia akan membuatmu tahu cara berkata dan bersikap. Semakin lama juga akan membuatmu merasa lebih baik menjadi diri sendiri dengannya. Hal itulah yang membuatmu mengatakan apapun yang mengganjal di kepalamu. Toh pertengkaran yang bagus akan membuat hubunganmu berkembang menjadi lebih dewasa.

Saling Membebaskan dan Nggak Mengekang

Semakin dewasa hubunganmu akan membuatmu aman berteman dan nongkrong dengan siapa saja. Kamu dan dia akan saling membebaskan dan nggak mengekang. Kamu tahu bahwa kalau sedang kangen kamu atau dia akan menghubungi terlebih dahulu.


Salah satu tanda bahwa hubunganmu dalam level relationship goals adalah bebas jalan dengan teman tanpa harus resah dibombardir oleh telepon dan Whatsapp dari pasangan. Pernah, kan, dengar curhatan teman, yang setiap kali hang out sendiri tanpa pasangan, dibombardir SMS atau pesan teks yang menanyakan keberadaanmu. Meski rasanya enak karena ada yang perhatian namun bila terus dibegitukan kerasa nggak enak banget, kan?

Paham Privasi

Salah satu ciri hubungan kalian masuk dalam kategori relationship goals adalah saling tahu privasi. Kamu nggak cemas meninggalkan ponselmu tergeletak begitu saja saat di dekat pasangan. Kamu tahu dia nggak mungkin mengecek ponselmu. Dari Whatsapp, SMS, Facebook, dan lainnya, hanya karena mencurigaimu berselingkuh atau nggak.

Kepercayaan sangat berharga buat kalian. Memercayai dia dengan memberikan keleluasaan berkomunikasi seharusnya dilakukan bila ingin hubunganmu dengannya bertahan lama. Toh siapa sih yang ingin dirinya dicurigai pacarnya sendiri? Hal itu akan membuatmu merasa nggak leluasa.

Bebas Berpendapat

Bebas mengungkapkan pendapat tentang ketampanan atau kecantikan orang lain tanpa merasa cemburu merupakan tolak ukur hubunganmu dewasa atau nggak. Tahukah kamu ketertarikan terhadap fisik seseorang bisa sirna setelah jadian. Kalau pasangan mengatakan temanmu cakep dan nggak merasa terancam berarti hubunganmu memang sudah solid.

Berbeda bila kamu dan dia masih saling uring-uringan karena mengungkapkan suatu hal. Kamu merasa mudah sekali mencurigai dia dan kekasihmu juga begitu. Percaya saja hubungan itu nggak akan bertahan lama bisa kamu dan dia mudah cemburu. Meski cemburu itu tanda cinta toh seharusnya kamu lebih paham.

Saling Merawat

Dewasa bisa terlihat dari sikap saling merawat saat salah satu jatuh sakit. Hubungan kamu bisa mencapai level relationship goals ketika pasangan mau merelakan kesibukannya demi bisa merawatmu ketika sedang terbaring sakit dan sebaliknya.

Dengan merawat kekasihmu yang sedang sakit merupakan ungkapan peduli dari dalam hatimu. Peduli juga merupakan tanda bahwa kamu membutuhkan dia meski dirinya sedang sakit. Dia akan menghargai kepedulian kamu apalagi bila dirimu sangat membenci rumah sakit.

Hubungan yang sebenarnya bukan gambaran di media sosial yang saling memamerkan kemesraan. Hubungan sebenarnya adalah keseriusan kamu dan dia. Hal itu nggak perlu diunggah di media sosial dan menjadi konsumsi orang lain.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait