Donald Trump akhirnya buka suara terkait isu peretasan yang dilakukan Rusia, seperti apa?
- Tim WowKeren
- Kamis, 12 Januari 2017 - 10:30 WIB
WowKeren - Isu peretasan yang dilakukan oleh pihak Rusia saat Pilpres AS terus menjadi sorotan. Meski sempat membantah, Presiden terpilih AS, Donald Trump baru-baru ini akhirnya mengakui kemungkinan adanya peretasan tersebut.
Dalam pernyataannya, Donald Trump mengatakan jika hal itu mungkin saja terjadi. Namun, ia menjelaskan jika upaya peretasan juga dilakukan oleh pihak lain.
Trump sendiri optimis jika pihak Rusia akan lebih menghormati AS saat dirinya menjabat sebagai presiden nanti. Ia berpendapat, hal itu tidak akan bisa terjadi jika Hillary Clinton yang memimpin.
"Rusia akan lebih menghormati AS saat saya yang memimpin, dibanding orang lain. Kalian akan dapat melihat hal tersebut," ujar Trump. "Saya masih belum bisa memastikan apakah akan tentang menjalin hubungan dengan Vladimir Putin. Meskipun, saya berharap demikian. Namun, apakah anda percaya jika Hillary Clinton bisa lebih baik dalam menghadapi Putin dibanding saya."
Sementara itu, isu peretasan tersebut sempat membuat Gedung Putih meradang. Presiden Barack Obama bahkan sampai mengusir sejumlah diplomat Rusia dari Amerika Serikat.
(wk/)