Kritikan Atas Kebijakan Imigran Dianggap Berlebihan, Menteri Saudi Bela Trump
Dunia

Seperti apa tanggapan Menteri Saudi terkait kebijakan larangan imigran dari negara muslim yang dikeluarkan Trump.

WowKeren - Donald Trump mengeluarkan kebijakan untuk melarang imigran dan pengungsi dari sejumlah negara muslim untuk memasuki Amerika Serikat. Namun, peraturan itu langsung menuai reaksi keras dan kecaman dari pemimpin beberapa negara lain.

Namun, sikap berbeda justru ditunjukkan oleh Menteri Perminyakan Arab Saudi, Khalid al-Falih. Dalam pernyataannya baru-baru ini, Khalid mengatakan jika kritikan terhadap kebijakan itu sudah berlebihan.

Menurutnya adalah hal wajar bagi Trump untuk mengeluarkan peraturan tersebut. Sebagai Presiden Amerika Serikat, suami Melania Trump itu memiliki hak dan kewajiban untuk melindungi warganya dan melakukan segala hal untuk mengurangi resiko.


Khalid sendiri meyakini jika hubungan kerja sama antara AS dan Arab Saudi akan tetap terjalin dengan erat. Apalagi mengingat, Saudi tidak termasuk dalam salah satu negara yang warga negaranya dilarang memasuki AS.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Trump telah mengeluarkan larangan bagi imigran dan pengungsi dari tujuh negara dengan mayoritas muslim untuk memasuki AS. Diantaranya ada Iran, Irak, Libia, Somalia, Sudan, Suriah dan Yaman.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait