Begini tanggapan KPAI mengenai buku anak-anak yang justru berkonten pornografi.
- Tim WowKeren
- Selasa, 21 Februari 2017 - 07:56 WIB
WowKeren - Baru-baru ini netizen media sosial dihebohkan dengan sebuah buku ana-anak yang berkonten pornografi. Meski cover buku memperlihatkan gambar kartun seorang bocah laki-laki, namun isinya justru mengarah ke hal yang tidak seharusnya dibaca oleh anak.
Buku berjudul "Aku Berani Tidur Sendiri" ini pun menuai kecaman dari para pengguna sosial media. Terutama konten dari sub judul "Aku Belajar Mengendalikan Diri" yang mengajarkan seksualitas secara tidak tepat dan mendorong permisiftas terhadap perilaku seks menyimpang.
Mengenai hal tersebut, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta penerbit PT Tiga Serangkai untuk menarik buku karangan Fitria Chakrawati tersebut. KPAI juga menilai bahwa buku itu memuat konten tidak ramah anak yang dapat dimaknai mendorong penyimpangan seksual.
"KPAI minta buku itu harus ditarik. Penerbit dan penulis harus meminta maaf ke publik dan mengakui kesalahannya," kata Ketua KPAI Asrorun Ni'am, Senin (20/2). Ia juga meminta kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta DPR dan Presiden untuk mempercepat pembahasan RUU Sistem Perbukuan agar mencegah hal serupa kembali terjadi.
Setelah menuai kontroversi, pihak penerbit mencoba menjelaskan melalui akun Instagram resminya. Mereka mengatakan bahwa buku itu bertujuan membantu orangtua untuk menjelaskan pada anak-anak tentang pentingnya melindungi diri dari orang yang jahat, kejahatan seksual, penyakit serta memberikan pengetahuan dasar seksual.
Penerbit meminta maaf kepada masyarakat dan mengaku telah menarik buku tersebut dari pasaran sejak Desember lalu. Sayangnya, buku tersebut masih dijual secara online. Sementara untuk buku yang telah terbeli, penerbit juga memohon agar para pembeli bersedia menghubungi mereka untuk mendapatkan ganti rugi.
(wk/)