Berjalan kaki dari Madiun ke Jakarta demi menemui Anies-Sandi, Eko Hadi juga punya pesan khusus untuk Prabowo
- Tim WowKeren
- Senin, 08 Mei 2017 - 10:16 WIB
WowKeren - Kemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno disambut gembira tidak hanya oleh masyarakat Jakarta, tapi juga warga dari daerah lain. Bahkan baru-baru ini Eko Hadi, pria yang yang tinggal di Madiun rela berjalan kaki sejauh 651 km ke Jakarta hanya demi menemui Anies-Sandi.
Dari pengakuannya, Eko Hadi mengungkap jika dirinya memang bernazar melakukan perjalanan itu jika Anies-Sandi terpilih. Ia berangkat dari rumahnya Jalan Sarana Mulya, Gl Gang Buntu, RT 05/RW 02, Madiun, Jawa Timur sejak 23 April dan tiba di Jakarta, Minggu (7/5).
"Keluar dari Madiun 23 terus perjalanan gitu memang berat sekali, saya punya niatan agar Anies-Sandi menang saya ke Jakarta. Walau berat saya tempuh tapi saya senang banyak teman berdoa dan ngasih support saya," ujar Eko Hadi.
Perjalanan itu sendiri menghabiskan waktu setidaknya 16 hari. Selama itu ia mendapat banyak bantuan dari warga sekitar, mulai diberi makanan dan minuman. "Banyak yang kasih minum, kendalanya enggak begitu, cuman kendalanya mulai dari Alas Roban sampai Comal aja yang paling berat sekali, ke sininya sudah enak, jalan lancar," cerita Eko Hadi.
Kedatangan Eko Hadi di Ibukotapun disambut bak pahlawan oleh Anies-Sandi dan juga Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Ia dipeluk oleh Prabowo dan juga dielu-elukan oleh ratusan relawan yang ikut hadir. Eko sendiri juga menitipkan pesan khusus untuk Prabowo.
"Selama perjalanan banyak yang titip untuk Pak Prabowo maju lagi jadi presiden. Dari lingkungan saya di Madiun dan masyarakat di jalan-jalan," imbuh Eko Hadi.
Sementara itu, Anies-Sandi mengaku sangat mengapresiasi kedatangan Eko Hadi. Ia juga memberikan sepatu untuk pria tersebut. "Ini kemenangan rakyat Indonesia, rakyat Jakarta. Perjalanan Eko dari Madiun untuk persatuan Jakarta. Kita berikan sepatu, karena Pak Eko Hadi pakai sandal dari Madiun. Ini sepatu karya anak bangsa, program Oke Oce, tidak kalah sama produk luar negeri," ujar Sandi.
(wk/)